Nusa Tenggara Timur

Tak Ada Lagi Kuota Maksimal, Undana Siap Luluskan Ribuan Wisudawan di Akhir Tahun 2025

 

BeritaNasional.ID, KUPANG — Universitas Nusa Cendana (Undana) akhirnya memastikan bahwa tidak ada lagi pembatasan kuota wisuda untuk Periode Desember 2025.

Keputusan ini sekaligus mencabut kebijakan sebelumnya yang membatasi jumlah peserta hanya 1.200 orang.

Dengan perubahan ini, Undana menargetkan sekitar 1.500 mahasiswa yang telah memenuhi syarat akan diikutsertakan dalam prosesi wisuda.

Rektor Undana, Prof. Maxs U. E. Sanam, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah koordinasi intensif bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Annytha Detha, guna memastikan seluruh mahasiswa yang telah eligible mampu terakomodir.

“Pada prinsipnya, mereka yang sudah elegibel datanya serta memiliki PIN ijazah akan kita wisudakan sesuai jadwal dan deadline terakhir,” jelas Rektor kepada Bernas, Rabu 25 November 2025.

Prof. Maxs menegaskan bahwa Undana ingin memberikan kepastian bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan administrasi.

Namun, bagi mahasiswa yang baru saja ujian skripsi dan belum mendapatkan PIN ijazah, universitas belum bisa mengikutsertakan mereka pada wisuda periode ini.

“Mereka yang baru saja selesai ujian skripsi dan PIN-nya belum ada, mohon maaf, kita tidak bisa wisudakan,” tegasnya.

Rektor mengungkapkan bahwa situasi kebijakan ini tak terlepas dari kondisi Undana yang sedang berada dalam masa transisi kepemimpinan.

Proses pemilihan Rektor definitif baru memasuki putaran kedua dan akan digelar bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto.

Namun hingga kini, jadwal pasti pemilihan maupun pelantikan belum ditentukan.

Menurutnya, masa transisi ini turut memengaruhi kesiapan penandatanganan ijazah.

Sebab, ijazah periode Desember 2025 kemungkinan besar harus ditandatangani oleh Rektor baru.

“Kalau pemilihan mundur dan waktunya mepet, tentu akan berpengaruh. Karena itu, kita bekerja ekstra untuk mencetak ijazah yang sudah selesai tepat waktu,” ujarnya.

Dengan jumlah peserta yang meningkat menjadi sekitar 1.500 wisudawan, Undana kemungkinan akan menggelar wisuda dalam dua sesi.

Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan peserta selama prosesi berlangsung.

“Jumlah sekarang sekitar 1.500 mahasiswa. Ini kemungkinan akan ada dua sesi, sebab masa transisi membuat kita tidak tahu kapan pemilihan, siapa orangnya, dan waktunya kapan,” jelas Rektor.

Meski demikian, Prof. Maxs menegaskan bahwa seluruh proses wisuda akan tetap disiapkan secara maksimal tanpa mengurangi kualitas dan marwah akademik universitas.

“Kita berikan penguatan bahwa kita sudah bekerja ekstra. Kita berupaya mencetak ijazah yang sudah selesai pada waktunya,” tutur Rektor.*

Alberto/Bernas

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button