DaerahHeadlineJawa TimurNasionalRagamSitubondo

Angka Kemiskinan Situbondo Turun Jadi 10,83 Persen, 2.090 Warga Keluar Dari Kemiskinan

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Persentase penduduk miskin di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengalami penurunan pada Maret 2026. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Situbondo, angka kemiskinan turun dari 11,17 persen pada Maret 2025 menjadi 10,83 persen pada Maret 2026.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan, penurunan tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Situbondo.

Data BPS yang dirilis pada 19 Oktober 2026 itu mencatat, jumlah penduduk miskin di Situbondo pada 2026 mencapai 75.930 jiwa. Angka tersebut berkurang sekitar 2.090 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan persentase kemiskinan sebesar 0,34 poin persentase ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi berbagai program pembangunan dan pengentasan kemiskinan.

Meski demikian, upaya menekan angka kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Program pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perluasan kesempatan kerja menjadi sejumlah langkah yang dapat terus didorong.

Selain persentase dan jumlah penduduk miskin, data BPS juga menunjukkan perkembangan garis kemiskinan di Situbondo. Pada 2026, garis kemiskinan tercatat sebesar Rp 463.537 per kapita per bulan, meningkat 7,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 428.100.

Sementara itu, indeks kedalaman kemiskinan (P1) turun dari 0,71 pada 2025 menjadi 0,66 pada 2026. Indeks keparahan kemiskinan (P2) juga menurun dari 0,07 menjadi 0,06.

Penurunan kedua indeks tersebut menggambarkan adanya perbaikan pada rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan serta tingkat ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.

Data ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button