DaerahHeadlineJawa TimurNasionalRagamSitubondo

Tinjau Pelabuhan dan Aset PT Pelindo, Nasim.Khan : Aktivasi Pelabuhan Panarukan Bisa Dongkrak Ekonomi Situbondo Lebih Pesat

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, HM Ir Nasim Khandari, meninjau Pelabuhan Panarukan baru serta aset PT Pelindo di kawasan Pelabuhan Panarukan lama, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Dalam kunjungannya, Nasim Khan disambut <span;>Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Herland Aprilyanto, S.H., M.M. beserta anggota POSAL Panarukan (Pos TNI Angkatan Laut Panarukan). Setelah melihat aset PT Pelindo di perpanjangan Pelabuhan batu di Panarukan, Nasim melihat potensi besar yang dimiliki Pelabuhan Panarukan untuk mendukung aktivitas transportasi dan perekonomian masyarakat Situbondo.

Nasim mengatakan, pembangunan dermaga Pelabuhan Panarukan telah terselesaikan, kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Situbondo untuk mengembangkan sektor kepelabuhanan dan aktivitas ekonomi daerah.

“Sudah meninjau bersama Pelabuhan Panarukan dan dermaga pelabuhan terpanjang di Kabupaten Situbondo ini sudah terselesaikan,” kata Nasim saat berada di kawasan Pelabuhan Panarukan.

Ia menilai masyarakat Situbondo patut berbangga karena daerah tersebut memiliki dua kawasan pelabuhan yang dinilai memiliki potensi besar, yakni Pelabuhan Panarukan dan Pelabuhan Jangkar.

Kedua pelabuhan tersebut, lanjut Nasim, dapat dikembangkan untuk berbagai aktivitas, mulai dari pelayaran perintis, angkutan umum, bongkar muat hingga mendukung kegiatan perekonomian masyarakat.

“Kita di Kabupaten Situbondo harus bangga. Kita punya dua titik pelabuhan yang luar biasa, baik itu untuk perintis, angkutan umum, perekonomian, bongkar muat, angkut dan semuanya,” ujarnya.

Dorong Sinergi Pelindo dan KAI
Dalam kunjungan tersebut, Nasim juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Syahbandar terkait pengembangan Pelabuhan Panarukan.

Ia juga mendorong adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Situbondo, PT Pelindo, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Menurut Nasim, sinergi tersebut penting untuk mempercepat pengoperasian pelabuhan sekaligus menghidupkan kembali konektivitas transportasi berbasis kereta api di kawasan Panarukan.

“Kami sudah ketemu Syahbandar dan sudah berkoordinasi kembali kepada Pelindo dan KAI untuk memfasilitasi dan menunjang apa yang kita harapkan di Panarukan ini bisa sukses dan maju cepat,” tuturnya.

Anggota DPR RI dari Dapil III Jatim (Banyuwangi,Situbondo,Bondowoso) itu  menyebut pihaknya juga telah menyampaikan aspirasi Pemerintah Kabupaten Situbondo terkait rencana kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan KAI dan Pelindo.

“Kami sudah menyampaikan apa yang disampaikan Pak Bupati tentang MoU kepada KAI, MoU kepada Pelindo. Kami langsung berkomunikasi tadi di hadapan teman-teman KSO dan Syahbandar. Semuanya siap, dan kami berjalan untuk dipercepat secepatnya,” katanya.

Pelabuhan Aktif, Ekonomi Masyarakat Bergerak
Nasim optimistis jika Pelabuhan Panarukan dapat segera diaktifkan dan didukung dengan revitalisasi serta pengaktifan kembali layanan kereta api, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Nasim Khan optimis, konektivitas antara pelabuhan dan jalur kereta api akan menjadi penggerak baru bagi perekonomian Situbondo.

“Saya yakin, kalau pelabuhan ini efektif dan aktif, KAI juga, kereta juga direvitalisasi dan diaktifkan, berjalan, otomatis pemberdayaan masyarakat Panarukan dan semua di Kabupaten Situbondo akan maju luar biasa,” tegasnya.

Ia berharap koordinasi lintas lembaga tersebut dapat segera menghasilkan langkah konkret sehingga potensi Pelabuhan Panarukan tidak hanya menjadi aset, tetapi benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat Situbondo.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button