BondowosoDaerahHukum & KriminalJawa Timur

Langkah Cepat, Ketua Anshor Langsung Diganti Setelah Kesandung Kasus Hukum

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Setelah Luluk Hariyadi dijebloskan ke balik jeruji besi Lapas Bondowoso, kini posisinya sebagai Ketua PC GP Anshor Bondowoso, diserahkan kepada Fathorozi.

Pria 32 tahun ini akan memimpin Anshor selama sisa jabatan sekitar satu tahun. Ia berhasil mendapatkan suara terbanyak dalam pleno pemilihan PAW Ketua PC GP Anshor di Graha NU, pada Selasa (27/1/2026).

Pleno pemilihan PAW Ketua dilaksanakan setelah Luluk Haryadi, dinonaktifkan, karena tersandung kasus dugaan korupsi dana hibah APBD Pemprov Jatim tahun anggaran 2024, senilai Rp13M.

Menurut Wakil Ketua 2 PC GP Anshor Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan, Fathorrozi mendapatkan suara terbanyak, 20 suara dari total 24 suara, mengalahkan satu kandidat lainnya, yang hanya mendapatkan dua suara.

“Tidak sah dua suara. Pemilik hak suara adalah pengurus harian,” ungkapnya. Ia berpesan kepada Ketua terpilih, agar memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan nama baik Anshor. Fathorrozi, Ketua PAW terpilih PC GP Anshor, mengatakan, setelah ini pihaknya akan langsung melakukan konsolidasi di internal.

Karena pasca penetapan mantan Ketua sebagai tersangka, di internal Anshor berantakan. “Kita akan turun ke PAC-PAC untuk menjelaskan dan memperbaiki nama baik Anshor. Dan akan melakukan sosialiasi tentang hukum,” urainya.

Ia menghormati, mendukung dan mengapresiasi seluruh proses hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bondowoso. Jika ada pengurus atau kader yang akan dimintai keterangan oleh Kejaksaan, pihaknya akan mempertimbangkan untuk pendampingan hukum.  “Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Muzammil, PW GP Anshor Jatim, mengatakan, pihaknya mendukung penyusunan langkah strategis dalam penataan kelembagaan lebih baik dan proses hukum yang sedang berjalan.”Kita dukung Ketua Anshor hasil PAW menyusun langkah strategis, usai kasus pidana yang menimpa Anshor,” ujarnya.

Ketua LBH Anshor, Jayadi, mengatakan, secara personal tanpa dimintapun pihaknya akan memberikan pendampingan jika ada Pengurus atau kader Anshor yang akan diminta keterangan oleh penyidik Kejari.

Ia menegaskan untuk kader-kader lain yang mungkin akan dimintai keterangan sebagai saksi, pihaknya akan berkoordinasi untuk pendampingan hukum. “Nanti kita koordinasikan. Kita dampingi PAC-PAC yang akan diperiksa. Tidak semua Ketua PAC akan diperiksa, hanya sebagian saja,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Bernas)

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button