Semangka dan Susu Menjadi Menu Favorit Murid-Murid MI Salafiyah Syafiiyah Tangsel Wetan

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berlangsung di sejumlah sekolah di Kecamatan Wonosari sejak 6/1/2025. Sejumlah komentar dan masukan terhadap menu makan pun telah disampaikan berbagai pihak.
Termasuk anak-anak MI Salafiyah Syafiiyah Tangsel Wetan Kecamatan Wonosari yang mendapatkan MBG. Pada BeritaNasional.ID, Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI), Robitotul Faiziyah menyebutkan bahwa menu kesukaan murid-muridnya adalah semangka dan susu.
Buah menjadi pilihan utama bagi banyak anak karena rasanya yang manis dan menyegarkan. “Anak-anak cenderung lebih menyukai rasa buah karena sudah terbiasa dengan rasa manis,” jelasnya.
Buah lebih mudah diterima oleh banyak orang, terutama anak-anak. Namun, guru harus mengingatkan, jika anak hanya mengonsumsi buah, mereka berisiko kekurangan nutrisi penting lainnya.
Oleh karena itu, penting bagi anak untuk mengonsumsi makanan yang lengkap dengan berbagai komponen gizi, termasuk protein yang banyak ditemukan dalam lauk pauk seperti ikan, ayam, atau tempe.
Penting pula bagi orang dewasa di sekitarnya, termasuk orangtua dan guru, untuk mengingatkan hal tersebut. Jika hanya buah atau nasi saja yang dimakan, anak akan mendapatkan sumber karbohidrat, vitamin, dan mineral, tetapi kekurangan protein dan nutrisi lainnya yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan.
“Murid kami berjumlah 96, terdiri dari Kelas 1, 24 orang, Kelas 2, 3, dan 4, masing-masing 14 murid, Kelas 5, 21 siswa, dan Kelas VI, 12. Mereka diasuh oleh 12 guru, 8 guru sudah bersertifikat, sisanya belum,” kata Robi, sapaannya.
Pada bulan puasa ini, lanjutnya, MI masuk jam 07.30 WIB dan pulang jam 10.00 WIB. Jika hari-hari normal, diluar bulan puasa, masuk 06.45 dan pulang jam 12.00 WIB. MBG selama bulan puasa dalam bentuk keringan.
Ditambahkan, jadi menu MBG dibawa pulang dijadikan takjil oleh murid-murid. Banyak sekalai manfaatnya, diantaranya, murid-murid rutin menikmati takjil bergizi secara rutin, sehingga menambah perkembangan kecerdasannya dan kesehatan fisiknya juga bertambah. (Syamsul Arifin/Bernas).



