Kontraktor Tidak Bertanggungjawab, Program Ratusan Juta Tidak Bisa Dinikmati Warga Desa Traktakan

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Pada tahun 2025 Pemerintah Desa Traktakan Kecamatan Wonosari membuat program yang cukup spektakuler, yaitu pengadaan sapi. Nilainya cukup fantastis, Rp210.201.000,00.
Tapi sayangnya, anggaran sebesar itu tidak dikelola oleh warga Desa Traktakan, tapi dikontraktualkan pada Moch. Faid pemilik PT Solar Cell, Jl. Desa Pelalangan Utara Rt20 Rw04 Kecamatan Wonosari.
Sampai berita ini dikirim ke redaksi, program bernilai ratusan juta tersebut belum berwujud, kandangnya belum selesai dan sapinya tidak ada. Pihak-pihak yang bertanggungjawab tidak bisa dihubungi.
Mulai dari Kades Traktakan, Fauzan, Ketua BUMDES, Andre, hingga pihak ketiga yang dipercaya modal penyertaan, PT Solar Cell, Moch. Faid. Padahal ketiga kontak ketiga pemain utama tersebut on semua.
Justeru BeritaNasional.ID mendapat informasi dari warga Desa Traktakan dan Ketua LSM Perkasa, Johan Gondrong. Johan, sapaannya, mengancam akan melapor kasus ini pada Kejaksaan, karena dinilai telah merugikan Negara.
“Saya punya data lengkap RAB Desa Traktakan. Setelah kami telusuri banyak pekerjaan yang seharusnya dikerjakan secara swadaya oleh warganya, justeru dikontraktualkan pada PT yang tidak kompeten,” gusarnya.
Pekerjaan irigasi, lanjutnya, dan pengadaan sapi, dengan anggaran dua ratus juta lebih, dikerjakan oleh PT yang jualan kartu seluler. Hasilnya amburadul. Diduga, baik Pemdes maupun Bumdes, kongkalikong dengan pihak ketiga.
Proyek tersebut antara lain pembangunan prasarana jalan desa, berupa gorong-gorong, selokan, box/slab culvert, drainase sebesar Rp60.264.000,00. Sedangkan pemeliharaan jalan lingkungan permukiman/gang dianggarkan Rp331.831500,00.
“Anggaran untuk pembangunan/rehabilitasi/peningkatan sarana dan prasarana energi alternatif tingkat Desa Rp75.000.000,00. Penyelenggaraan Posyandu (makanan tambahan, kelas ibu hamil, kelas lansia, insentif kader Posyandu, Rp25.200.000,00). Anggaran keadaan mendesak Rp154.800.000,00, dan penyertaan modal pengadaan sapi Rp210.201.000,00,” jelasnya. Desa (Syamsul Arifin/Bernas)



