Gakin Super Ekstrim Ditahan, Tuduhannya Tidak Masuk Akal

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Marjuto alias Pak Fathor Warga Dusun Dawuan Desa Wonokusumo Kecamatan Tapen ditangkap Polisi. Tuduhannya tidak masuk akal, melakukan Pungli.
Padahal kata Kusnaidi, yang memberikan tumpangan tidur Marjuto, dia yang cerai dengan istrinya 10 tahun yang lalu, hanya menjalankan perintah petani tebu menjaga portal keluar-masuk truck pengangkut tebu.
“Pekerjaan ini dilakukan setiap musim tebang tebu. Jika tebang tebu selesai, maka Marjuto kembali bekerja serabutan,” jelasnya.
Sebagai penjaga portal, lanjutnya, pendapatan Marjuto tidak menentu, kadang-kadang dapat upah Rp30 ribu sehari, kadang tidak dapat.
Ditahannya Marjuto oleh Satreskrim Polres Bondowoso merupakan pukulan telak bagi duda sepuh ini. Betapa tidak, hidupnya sudah sebatang kara, tidak punya rumah, juga pendapatannya tidak menentu.
Jangankan untuk dimakan, rumah saja tidak punya. Jadi kondisi ekonominya bukan hanya Gakin ekstrim, tapi super Gakin ekstrim.Ketiga putranyapun tidak bisa membantu. Karena disamping harus memenuhi kebutuhan keluarganya masing-masing, juga pendapatannya pas-pasan.



