Polewali MandarSulawesi Barat

Skor Verifikasi KLA Polman 616,00, Target Naik Predikat Madya

BeritaNasional. ID POLMAN SULBAR– Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menuntaskan Peninjauan Ulang Verifikasi Administrasi (PUVA) penginputan data Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026. Dari hasil Verifikasi Awal (VA), Polman memperoleh skor 616,00 dan berpeluang naik peringkat dari kategori Pratama menuju Madya.

Proses peninjauan ulang tersebut dilaksanakan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Dinas P3AP2KB Polman bersama Tim Gugus Tugas KLA selama dua hari, 5–6 November 2026, di Ruang Sosial Budaya Baperida Polman.

PUVA dilakukan melalui aplikasi e-KLA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), dengan mencakup lima klaster utama dan kelembagaan.

Kelima klaster tersebut meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, serta perlindungan khusus.

Kepala Bidang PPA DP3AP2KB Polman, Ardianty Razak, ST., M.Adm.Pemb., mengatakan secara umum Polman telah memiliki fondasi regulasi dan kelembagaan yang cukup kuat dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak.

Hal itu ditandai dengan keberadaan Peraturan Daerah (Perda) KLA, Gugus Tugas KLA, Rencana Aksi Daerah (RAD) KLA, kemitraan, serta berbagai program yang telah dijalankan pada lima klaster.

Namun, hasil verifikasi masih menemukan sejumlah kekurangan, terutama terkait bukti dukung, kelengkapan dokumen kegiatan, data pembanding, laporan monitoring dan evaluasi (monev), serta bukti pelaksanaan layanan pada sejumlah indikator.

Berdasarkan hasil evaluasi, nilai Evaluasi Mandiri (EM) Polman mencapai 929,95, sedangkan nilai Verifikasi Awal (VA) sebesar 616,00. Terdapat selisih 313,95 poin yang menjadi fokus perbaikan Tim Gugus Tugas KLA melalui proses peninjauan ulang.

“Capaian ini bukan hanya soal angka. Ini merupakan bukti komitmen 24 OPD yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA untuk benar-benar mewujudkan Polman sebagai kabupaten yang layak bagi anak,” ujar Ardianty.

Ia mengakui, pelaksanaan verifikasi masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterlambatan pengiriman data dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) serta gangguan server aplikasi e-KLA saat proses pengunggahan dokumen.

Karena itu, pihaknya akan terus melakukan sinkronisasi data dan melengkapi bukti dukung, termasuk dokumentasi kegiatan, untuk memenuhi kebutuhan verifikasi oleh tim penilai pusat.

“Harapan kami, Polman tidak hanya layak secara administrasi, tetapi benar-benar menjadi daerah yang aman, nyaman, dan mampu menjamin pemenuhan hak serta perlindungan anak,” tambahnya.

Dengan rampungnya proses PUVA, Pemkab Polman selanjutnya menunggu jadwal verifikasi akhir dari tim penilai pusat. Hasil tersebut akan menjadi penentu capaian Kabupaten Layak Anak Polman Tahun 2026, sekaligus peluang untuk meningkatkan predikat dari Pratama menuju Madya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button