DaerahJawa TimurRagamSitubondo

Forum CSR Situbondo Resmi Dibentuk, 80 Perusahaan Siap Dukung Pembangunan Daerah

BeritaNasional.id, SITUBONDO — Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, resmi membentuk Forum Corporate Social Responsibility (CSR) yang melibatkan sekitar 80 perusahaan. Inisiatif ini digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) sebagai upaya menyelaraskan program perusahaan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi langkah awal yang dilakukan secara resmi setelah sebelumnya terjalin komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

“Ini forum pertama kali secara resmi, setelah sebelumnya ada komunikasi dan kegiatan bersama seperti penanaman pohon dengan Mas Bupati,” ujar Ulfiyah dalam Talkshow Forum CSR di Pendopo Rakyat, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, keberadaan forum ini penting untuk memastikan program CSR tidak berjalan sendiri-sendiri. Sebaliknya, kontribusi perusahaan diharapkan dapat lebih terarah dan sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

Dalam forum tersebut, Pemkab Situbondo juga memaparkan secara terbuka berbagai kebutuhan pembangunan. Mulai dari persoalan rumah tidak layak huni (RTLH), kerusakan ruang kelas, hingga perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan.

“Yang kami sampaikan bukan hanya capaian, tapi juga kekurangan kami. Sehingga CSR ini ke depan bisa diarahkan secara tepat,” jelasnya.

Selanjutnya, pemerintah daerah bersama forum CSR akan menyusun skala prioritas program secara bersama-sama. Langkah ini dilakukan agar setiap kontribusi perusahaan dapat disesuaikan dengan kemampuan serta fokus masing-masing.

“Nanti akan dibahas bersama, dipetakan lagi, mau difokuskan ke mana. Semua penting, tinggal disesuaikan dengan kemampuan dan program CSR masing-masing,” tambah Ulfiyah.

Ia berharap forum ini dapat menjadi solusi atas keterbatasan anggaran daerah, terutama dalam menjawab kebutuhan pembangunan yang belum terakomodasi melalui APBD.

“Harapannya CSR ini bisa membantu pemerintah, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang belum tercover APBD bisa tertangani,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum CSR Situbondo, Rochman Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melakukan pembahasan lanjutan guna menentukan arah program yang lebih konkret.

“Kita masih perlu diskusi lebih lanjut, melihat rencana strategis Situbondo seperti apa, supaya programnya bisa selaras,” ujarnya.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida, Naning Sugiarti, mengungkapkan bahwa forum CSR ini dibentuk untuk periode 2026 hingga 2029. Ia menegaskan bahwa pembentukan forum bukanlah proses instan, melainkan hasil dari rangkaian diskusi panjang.

“Langkah ini bermula dari serangkaian diskusi panjang serta pertemuan-pertemuan kecil hingga akhirnya terlaksana sarasehan hari ini,” tandas Naning.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button