Bupati Ingatkan Parpol Bukan Hanya untuk Kepentingan Pileg, Tapi Substansinya Sebagai Pilar Demokrasi

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – PPP porak poranda. Yang bergerak hanya badan sampai kaki. Kepalanya di DPP PPP terpotong oleh kekuatan politik. Kini partai berlambang Ka’bah ini berjuang untuk bangkit kembali.
Kebangkitan PPP juga terjadi di Bondowoso. Hal ini terlihat dengan dilaksanakannya Musyawarah Cabang (MUSCAB) yang ke-X. Pelaksanaannya berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Forum ini menjadi momentum strategis bagi PPP dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan arah perjuangan politik di tingkat daerah. Dalam kesempatan tersebut Bupati Bondowoso KH. Abd. Hamid Wahid juga memberikan semangat juang ’45.
Ra Hamid, sapaan Bupati Bondowoso mengatakan, peran Partai Politik sebagai pilar demokrasi sangat penting. Parpol tidak hanya hadir dalam kontestasi politik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“MUSCAB X PPP ini jadikan momentum strategis untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat arah perjuangan organisasi, dalam suasana yang penuh khidmat dan semangat persatuan,” sarannya.
Menurutnya, MUSCAB bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum penting untuk melakukan evaluasi, memperkuat soliditas kader, serta menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang lebih visioner dan responsif terhadap tantangan zaman.
Partai politik memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya dalam proses demokrasi, tetapi juga dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat serta menjadi jembatan aspirasi rakyat. Pemerintah Kabupaten Bondowoso membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.
Keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh sinergi, komunikasi yang baik, dan komitmen bersama dengan mengedepankan kepentingan masyarakat. Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat persatuan.
“Perbedaan pandangan politik, merupakan hal yang wajar, namun persatuan dan keutuhan bangsa harus tetap dijaga. Saya berharap MUSCAB X PPP Kabupaten Bondowoso dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi,” harapnya. (Syamsul Arifin/Bernas)



