Wartawan BeritaNasional.ID Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Ragam

10 Desa Kab Mamasa Mengalami Stunting

Provinsi Sulbar , Provinsi ke 2 di Indonesia terbesar Stunting

image_pdf

Mamasa.Sulbar .Berita Nasional.ID — Stunting atau Balita Pendek/sangat Pendek terbanyak di 10 desa di Wilayah kabupaten Mamasa,Prov Sulbar yakni , desa Paladan Kec. sespa , desa Orobua Timur, .Desa Lisuan Ada’, Baruru , Hahangan, Pamoseang, Ulumambi, Masoso, Penatangan, Tadokalua’ . Hal ini disampaikan oleh wakil Bupati mamasa Marthinus Tiranda saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi Penanggulangan Stunting ,sekaligus membuka rapat koordinasi Percepatan Penanggulangan Stunting yang digelar Dinas Kesehatan kab Mamasa bertempat Hotel Sajojo , 14 Maret .

Ka PKM saat mengikuti rapat koordinasi penanggulangan Stunting (foto bernas)

Lanjut Marthinus Rapat Koordinasi ini amat penting diikuti karena Stunting merupakan Penyakit Berbahaya yang tidak boleh dibiarkan. Persoalan ini harus segera diatasi agar Kabupaten Mamasa Lepas dari Penyakit Berbahaya Seperti Stunting ini , jelas Martinus . dihadapan para peserta rapat yang dihadiri oleh Kadia Kesehatan Kab Mamasa Dr.Hajai , Ka PKM Sumarorong , para pejabat eselon II dan tamu undangan lainnya

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Mamasa DR.Hajai S Tanga,M.Kes mengatakan bahwa Terjadinya stunting menurut hasil Riset disebabkan beberapa faktor yakni Kekurangan Gizi dan Lingkungan tidak Sehat . Gizi merupakan bagian penting dalam pertumbuhan dan Perkembangan,karena terdapat keterkaitan dan berhubungan dengan Kesehatan dan Kecerdasan. Terang Dr.Hajai .

Lanjut Hajai mengatakan. Data Riset kesehatan (Riskesdas) tahun 2013,menunjukkan prevalensi balita Stunting di indonesia mencapai 37% (Terdiri dari 18% Sangat Pendek dan 19,2% pendek yang berarti terjadi peningkatan Tahun 2010 (35,6%) dan Tahun 2007 (36,8%).Dan di Provinsi Sulawesi Barat berdasarkan hasil pemantauan status Gizi (PSG 2017),Prevalensi balita Stunting 40% (terdiri pendek 25,1% dan Sangat Pendek 14,9%. Sedangkan Prevalensi balita stunting di Kabupaten Mamasa sebesar 44,1% (Terdiri pendek 29,1% dan sangat pendek 15%. Provinsi Sulawesi Barat merupakan Provinsi Kedua terbesar di Indonesia masyarakatnya Mengalami Stunting. Jelas Kadis Kesehatan menjelaskan .

Masih dengan Kadis Kesehatan mengatakan Perhatian Seluruh Pihak Terkait Untuk Penaggulangan Penyakit Stunting dengan sasaran kesehatan Ibu Hamil, Ibu Melahirkan, Bayi Baru lahir dengan metode inisiasi menyusui dini (IMD) dan Pemberian Imunisasi lengkap serta makanan tambahan bagi Ibu yang kekurangan Ejergi Protein. Harap kadis .

Penanggulangan Stunting di Kabupaten Mamasa Optimis dapat terlaksana dengan baik dengan keseriusan Pemerintah daerah dalam Hal ini Bupati dan Wakil Bupati serta Seluruh Pengambil Kebijakan. Selain itu Perhatian dan Keseriusan Legislatif juga sangat menentukan proses penanggulangan Stunting ini, harap Kadis Kesehatan Dr.Hajai .

Laporan : AWT

Show More

Related Articles

Close