DPRD Polman Tinjau RS Pratama Wonomulyo, Soroti Keterbatasan Ruang dan Fasilitas

BeritaNasional.ID.MAMUJU SULBAR– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Pratama Wonomulyo meninjau langsung kondisi pelayanan dan fasilitas kesehatan yang tersedia. Kunjungan ini dipimpin Ketua DPRD Polman, Fahri Fadly, bersama sejumlah anggota Komisi IV yang membidangi urusan kesehatan dan kesejahteraan rakyat. Jumat. 18 Juli
Kehadiran wakil rakyat ini disambut oleh Direktur RS Pratama Wonomulyo beserta jajaran manajemen rumah sakit. Dalam peninjauan tersebut, DPRD menyoroti kondisi ruang perawatan yang dinilai telah overload dan tak lagi memadai untuk menampung pasien, khususnya saat terjadi lonjakan kasus penyakit musiman atau saat akhir pekan.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Ruang sudah overload, terbatas, dan tidak layak untuk jumlah pasien yang terus meningkat. Ini harus segera ditindaklanjuti melalui pengembangan fasilitas,” tegas Ketua DPRD Polman, Fahri Fadly.
Menurutnya, situasi tersebut berpotensi mengganggu kualitas pelayanan kesehatan dan kenyamanan pasien. DPRD meminta agar Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan memprioritaskan penambahan ruang perawatan, termasuk pengembangan ruang overload, baik melalui APBD maupun dukungan dari pemerintah pusat.
Selain persoalan ruangan, DPRD juga mencatat kebutuhan mendesak lainnya seperti penambahan tenaga medis, pengadaan peralatan medis penunjang, serta peningkatan kapasitas ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mengimbangi kebutuhan masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Polman, Agus Pranoto, dalam kesempatan tersebut juga mengusulkan solusi jangka pendek untuk mengurangi beban RS Pratama. Ia mendorong agar Puskesmas Wonomulyo yang sebelumnya melayani rawat inap dapat kembali difungsikan sebagai tempat pelayanan pasien menginap.
“Kalau Puskesmas Wonomulyo bisa kembali menangani rawat inap, maka setidaknya bisa membantu menekan lonjakan pasien di RS Pratama. Ini penting agar rumah sakit tidak kewalahan dan pelayanan tetap maksimal,” ungkap Agus.
“RS Pratama Wonomulyo adalah rumah sakit rujukan penting di wilayah tengah Polman. Kami menilai pelayanannya sudah cukup baik, sehingga penting bagi kami untuk mendorong agar fasilitas dan kapasitasnya terus ditingkatkan. Masyarakat tidak perlu dirujuk jauh jika rumah sakit ini mendapat dukungan maksimal,” tambah Fahri.
Menutup kunjungan tersebut, DPRD Polman berkomitmen akan mengawal pengajuan anggaran pengembangan RS Pratama Wonomulyo dalam pembahasan APBD Perubahan 2025 maupun APBD 2026. DPRD juga akan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.



