Lumajang

Bupati Lumajang Turun Langsung Bantu Nenek Sebatang kara Korban Tertimpa Reruntuhan Atap Rumah

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM- Nasib naas di alami Satia nenek sebatang kara warga desa Jatirejo dusun Jati Agung Rt/22 Rw/05 karena terkena ambrukkan reruntuhan bangunan yang diduga sudah rapuh Rabu (23/10/2025).

Usai mendapat kabar itu, Bunda Indah, sapaan Bupati Lumajang seketika bergegas ke rumah sakit untuk memberikan bantuan uang tunai, sekaligus mengecek kondisi terkini korban pasca tertimpa reruntuhan.

Bupati Langsung tinjau langsung kondisi Satia  korban reruntuhan rumahnya di Rs Haryoto dan memberikan bantuan serta memastikan pelayanan pada korban agar optimal.  

Hal tersebut, dilakukan Bunda Indah sebagai bentuk empati dan kepedulian yang mendalam. Apalagi korban yang sudah berusia lanjut itu tinggal di rumah lapuk seorang diri.

“Namanya Bu Satia (72), beruntung beliau selamat. Meskipun kepalanya luka dan jari kakinya patah,” ungkap Bunda Indah saat di rumah sakit.

​Selain memberikan bantuan uang, Bunda Indah menegaskan bahwa semua biaya perawatannya ditanggung pemerintah.

Tak hanya itu, rumahnya yang rusak pun segera dibenahi oleh BPBD Lumajang.

“Tadi juga sudah diberi bantuan kompor, kasur dan lain-lain. Rumahnya segera diperbaiki,” tegasnya.

Melihat kondisinya yang sudah lanjut usia dan tidak ada yang mengawasi ketika di rumah, Bunda Indah menawarkan agar korban bisa tinggal di Gerai Lansia.

“Tadi sudah setuju untuk tinggal di rumah lansia, namun masih menunggu hasil rundingan dengan keluarganya,” jelasnya.

Kades Jatirejo, Kecamatan Kunir, Richo Prile Jevise menjelaskan, kondisi korban yang sudah lanjut usia itu membuatnya tak kuasa untuk memperbaiki rumah, hingga terjadi peristiwa ambruk.

“Setelah kejadian langsung dilaporkan ke desa, kita tindak lanjuti sampai BPBD dan instansi terkait turun langsung ke lokasi. Awalnya sempat kita bawa ke Puskesmas, kemudian dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya

Diketahui korban mengalami Luka robek kepala 2cm, luka robek di jari kaki kanan 6cm disertai patah jari kaki ke-3 kanan.

Sementara itu, dari hasil keterangan saudara korban, Satia memiliki anak namun merantau di luar pulau. Sehingga selama ini tinggal sendirian di rumah.

(Rochim/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button