BondowosoDaerahJawa Timur

Dukung Program Nasional 3 Juta Rumah, Pemkab Bondowoso Perbaiki RTLH

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan dasar kepada masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Serah Terima Kegiatan Peningkatan Layanan Dasar Perumahan dan Keciptakaryaan, yang dipusatkan di Balai Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami.

Serah terima tersebut, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Nasional 3 Juta Rumah. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Akte Pendirian HIPPAM, Bantuan Sambungan Rumah (SR), dan penghargaan bagi para pengembang yang berkontribusi dalam penyediaan perumahan rakyat di Bondowoso.

Sekretaris Daerah Bondowoso, H. Fathur rozi mengatakan, pemenuhan layanan dasar seperti air bersih, sanitasi layak, dan hunian yang memadai merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Layanan dasar adalah kunci peningkatan kesehatan, pencegahan stunting, pengurangan kawasan kumuh, sekaligus pondasi pembangunan berkelanjutan. Pembangunan infrastruktur air minum tidak akan memberikan dampak optimal tanpa tata kelola yang baik,” tegasnya.

Oleh karena itu kehadiran HIPPAM menjadi strategis dalam menjamin keberlanjutan layanan air minum. HIPPAM bukan hanya wadah, tetapi garda terdepan dalam memastikan layanan air minum berjalan efektif, terawat, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, Pemkab Bondowoso secara simbolis menyerahkan 60 unit RTLH dari total 134 unit yang dibangun pada tahun 2025. Selain itu, bantuan juga dilengkapi dengan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) gratis, bantuan Sambungan Rumah (SR), dan penghargaan kepada pengembang yang telah mendukung penyediaan hunian terjangkau.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perumahan yang inklusif, tertib tata ruang, dan berkelanjutan. Pada kesempatan tersebut, Sekda mengapresiasi inovasi Talaswangi—Peta Digital Lahan Sawah yang Dilindungi yang dikembangkan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang.

Inovasi ini dinilai mampu membantu masyarakat dan investor mengakses informasi peruntukan lahan secara cepat dan akurat. “Dengan Talaswangi, pembangunan bisa lebih tertib, tepat lokasi, dan menghindari potensi konflik lahan,” jelasnya.

Sekda berpesan kepada penerima bantuan RTLH dan SR agar menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan penuh tanggung jawab. “Jadikan ini sebagai langkah awal memperbaiki kualitas hidup keluarga,” tuturnya. (Syamsul Arifin/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button