Kantor Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Terlihat Kumuh, Minim Perawatan

Beritanasional.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Kondisi gedung kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kini menjadi sorotan publik. Gedung yang seharusnya menjadi pusat pengelolaan pendidikan dan kebudayaan di daerah tersebut tampak jauh dari standar kelayakan.
Pantauan awak media, Selasa, (31/3/2026) menunjukkan, bagian depan hingga belakang gedung terlihat kusam, dengan cat tembok yang mengelupas hampir di seluruh sisi. Dinding yang dulunya berwarna cerah kini berubah menjadi pudar dan penuh bercak, memperlihatkan betapa lama bangunan ini tidak tersentuh perawatan. Kesan kumuh semakin nyata karena tidak adanya tanda-tanda perbaikan rutin, bahkan diduga kuat sudah bertahun-tahun dibiarkan tanpa perbaikan.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya dalam menjaga fasilitas publik, khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan dan kebudayaan. Gedung yang tidak terawat bukan hanya mencerminkan lemahnya manajemen aset daerah, tetapi juga berpotensi menurunkan wibawa institusi yang seharusnya menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan.
Sejumlah pengamat menilai, wajah kumuh kantor Disdikbud mencerminkan ironi besar: di satu sisi pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya gencar menggaungkan program peningkatan mutu pendidikan, namun di sisi lain, fasilitas pendukungnya justru dibiarkan merana. Hal ini menimbulkan kesan bahwa perhatian terhadap infrastruktur pendidikan tidak sejalan dengan retorika kebijakan yang sering disampaikan.
Selain itu, kondisi fisik gedung yang tidak layak dapat berdampak langsung pada kinerja pegawai. Lingkungan kerja yang tidak nyaman berpotensi menurunkan produktivitas dan motivasi, serta memberi citra buruk kepada masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai urusan pendidikan. Tidak sedikit warga yang mengeluhkan suasana kantor yang suram dan tidak mencerminkan semangat pelayanan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya belum memberikan penjelasan resmi apa penyebab gedung tempat kerjanya tersebut tidak ada perbaikan, adakah anggaran untuk perawatan di kantor dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya? Publik kini menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Perbaikan gedung Disdikbud bukan sekadar soal estetika, melainkan simbol keseriusan pemerintah dalam mengurus sektor pendidikan dan kebudayaan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini bisa menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap pendidikan hanya berhenti pada slogan, tanpa diikuti tindakan nyata.
Laporan: Chandra Foetra S.



