Lumajang

SMKN 1 Tekung Ciptakan Budaya Aman dan Nyaman di Sekolah Dengan Menerapkan 5 R

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM – Lembaga pendidikan saat ini di tuntut menerapkan budaya Aman dan Nyaman di sekolah hal tersebut tertuang dalam permendikdasmen nomor 6 tahun 2026 tentang budaya sekolah aman dan nyaman yang bertujuan menciptakan dan menjaga lingkungan belajar yang kondusif bagi seluruh warga sekolah.

Dalam upaya menciptakan budaya aman dan nyaman di sekolah SMKN 1 Tekung menerapkan pendidikan karakter dengan salam sapa di pintu masuk sekolah, hala tersebut di katakan Dradjat Tri Atmadja, S.TP., M.M. Kepala sekolah saat di temui di sekolah jum’at (24/04/2026).

“Dalam menciptakan kenyaman sekolah kita juga setiap pagi ada guru piket yang menyambut anak anak, artinya dari pagi kita sudah menciptakan budaya yang nyaman, terus pulang itu guru juga sama memantau dan mengingatkan harus berhati hati,” jelasnya 

Sementara itu, terkait dengan menciptakan pembelajaran yang nyaman di ruang belajar SMKN 1 tekung menerapkan 5 R, (Rawat, Rapi, Rajin, Ringkas, Resik).

“Terkait dengan pembelajaran kita menerapkan 5 R, Rawat, Rapi, Rajin, Ringkas, Resik ini juga merupakan salah satu upaya menumbuhkan suasana kelas yang nyaman, serta memastikan lingkungan belajar yang aman,” ungkapnya 

Dalam upaya mengurangi pemanfaatan handphone di lingkungan sekolah  sekolah sudah menyiapkan box kelas penyimpanan Handphone.

“Kemudian kita untuk nyaman belajar Handphone (Hp) itu di taruh di setiap box kelas kecuali kalau ada pelajaran yang harus mengunakan hp itu aja tetap masih dalam pantauan dan monitoring pengawasan,” ucapnya 

Tak hanya itu, masih menurut Kepala sekolah SMKN 1 Tekung juga siap mencetak sekolah berprestasi dan mengembangkan potensi  tenaga pendidik sesuai dengan visi sekolah. 

“Misi kita di depan itu ada pak sekolah berprestasi mengembangkan SDM, jadi yang berkompeten itu tidak hanya muridnya kita juga mengembangkan potensi pendidiknya,” lanjutnya 

Kepala sekolah juga menunjukkan bukti bahwa SMKN 1 Tekung telah berhasil mengembangkan potensi pendidik dengan adanya dua tenaga pendidik dari SMKN tekung berhasil menjadi kepala sekolah dalam satu tahun. 

“Terbukti dengan ada dua guru pendidik SMKN 1 Tekung menjadi kepala sekolah dalam satu tahun kemarin, dengan adanya itu temen temen berpacu untuk mengembangkan diri, dengan pendidik berpacu pada pengembangan diri maka secara otomatis berdampak pada mutu pembelajaran dan kelulusan siswa.

(Rochim/bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button