Dindikbud Lumajang Gelar Diseminasi PKG-BK di SMPN 1 Sumbersuko, Perkuat Peran Guru Cegah Kekerasan

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang membuka Diseminasi Peningkatan Kompetensi Guru dalam Layanan Bimbingan dan Konseling (PKG-BK) di SMPN 1 Sumbersuko, Senin 6 Juli 2026.
Plt. Kepala Dindikbud Lumajang Patria Dwi Hastiadi menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah mitigasi untuk mencegah kekerasan di sekolah. Tragedi yang menimpa siswa di Sukodono pada Mei 2026 lalu menjadi pengingat pentingnya deteksi dini di lingkungan pendidikan.
“Sesuai arahan Kemendikdasmen, setiap guru harus menjadi early warning system. Guru dituntut peka membaca perubahan emosi dan perilaku murid, mengingat rasio Guru BK dengan siswa belum ideal,” ujar Patria.
Pelatihan 24 Jam Pelajaran ini diikuti 30 pendidik SMP, terdiri dari Guru BK dan guru mapel. Dipandu Fasilitator Daerah Utama Ika Fatwasari, peserta dibekali kurikulum praktis “7 Jurus BK Hebat” yang fokus pada pengenalan potensi siswa, pengelolaan emosi, dan penciptaan lingkungan belajar yang aman melalui praktik langsung.
Diseminasi 2026 menjadi tahap awal peta jalan Dindikbud Lumajang. Targetnya, pada 2029 seluruh guru di Lumajang mampu memberikan layanan bimbingan secara mandiri.
Menutup sambutan, Patria mengajak guru kembali pada esensi pendidikan. “Menjadi guru bukan sekadar menuntaskan kurikulum. Kita membimbing murid keluar dari kegelapan menuju cahaya pengetahuan, pencerahan, dan harapan,” pesannya.
(Red)



