Gandeng Industri Film, Bupati Lumajang Dorong Promosi Daerah dan Ekonomi Kreatif

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat kolaborasi dengan industri kreatif dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi produksi film nasional. Langkah ini ditempuh untuk mempromosikan potensi daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri Meet and Greet serta Special Screening film Lastri Arwah Kembang Desa di Mopic Cinemas Lumajang, Minggu 5 Juli 2026. Film horor itu mengambil sejumlah lokasi syuting di Lumajang dan disambut antusias warga.
“Atas nama Pemkab Lumajang, saya berterima kasih kepada sutradara dan seluruh tim Lastri. Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Lumajang sebagai lokasi syuting,” kata Bupati yang akrab disapa Bunda Indah.
Menurutnya, industri perfilman memberi efek ganda. Selain jadi etalase keindahan alam, budaya, dan kearifan lokal, proses produksi juga menghidupkan rantai ekonomi: transportasi, akomodasi, kuliner, UMKM, hingga serapan tenaga kerja lokal.
“Film adalah media promosi paling efektif. Semakin banyak karya berlatar Lumajang, semakin besar peluang kita dikenal sebagai destinasi wisata dan tujuan investasi ekonomi kreatif,” tegasnya.
Bunda Indah menyatakan Pemkab Lumajang terbuka bagi rumah produksi lain yang ingin syuting di wilayahnya. Dukungan akan diberikan sesuai kewenangan, mulai dari perizinan hingga fasilitasi lapangan agar produksi berjalan lancar.
“Kami sangat terbuka. Semoga semakin banyak sutradara Indonesia melihat Lumajang sebagai tempat yang menarik untuk berkarya,” ujarnya.
Ia berharap film Lastri Arwah Kembang Desa menjadi pintu pembuka kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan pelaku industri film. Dengan mengangkat kekayaan alam dan budaya lewat layar lebar, kunjungan wisata diproyeksikan naik dan peluang ekonomi warga terus tumbuh.
“Bagi kami, film bukan sekadar ruang ekspresi seni. Ini mitra strategis membangun citra daerah, memperkuat ekonomi kreatif, dan memberi manfaat nyata lewat promosi yang berkelanjutan,” tutup Bunda Indah.
(red)



