RSUD Sulbar Perkuat Transformasi Digital Bersama DiskominfoSS

BeritaNasional.ID MAMUJU SULBAR–RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berkomitmen memperkuat transformasi digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan audiensi dan pembahasan rencana kesepahaman penggunaan layanan internet bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Bidang Penunjang RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya pada pilar membangun SDM yang unggul dan berkarakter.
Penguatan infrastruktur digital dan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan rumah sakit diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mendorong budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efektif, dan berkualitas.
Kegiatan dibuka oleh Kasubbid Penunjang Medik RSUD Provinsi Sulawesi Barat, Jayasni Salim, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim DiskominfoSS Provinsi Sulawesi Barat.
”Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Tim DiskominfoSS Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun sinergi untuk mendukung transformasi digital di RSUD Provinsi Sulawesi Barat.
Kami berharap kerja sama ini dapat menghadirkan layanan jaringan yang semakin andal sehingga mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Jayasni Salim.
Selanjutnya, materi disampaikan oleh Kepala Divisi Jaringan DiskominfoSS Provinsi Sulawesi Barat, Madhur. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa tujuan kunjungan tersebut adalah membahas kesiapan jaringan serta melakukan survei terhadap kebutuhan pelayanan digital di lingkungan RSUD Provinsi Sulawesi Barat sebagai dasar penyusunan kesepahaman layanan internet.
Dalam pembahasan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan sejumlah poin krusial yang akan menjadi dasar kerja sama, meliputi ruang lingkup layanan, demarcation point, Service Level Agreement (SLA) dan bandwidth, prosedur penanganan gangguan jaringan, keamanan jaringan, pemeliharaan terjadwal, durasi dan mekanisme evaluasi, serta konsekuensi atas pelanggaran kesepakatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah-langkah implementasi yang efektif.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan rumah sakit yang modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
”Penguatan infrastruktur digital bukan hanya tentang penyediaan jaringan internet yang andal, tetapi juga tentang membangun ekosistem kerja yang mampu mendukung pelayanan kesehatan berbasis teknologi.
Melalui sinergi dengan DiskominfoSS Provinsi Sulawesi Barat, kami optimistis kualitas layanan akan semakin meningkat sekaligus memperkuat kapasitas SDM yang unggul, berkarakter, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan digital, sejalan dengan Panca Daya yang diusung Bapak Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka,” ujar dr. Musadri.
Melalui kolaborasi ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berharap tercipta sistem layanan digital yang semakin terintegrasi, aman, dan berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), memperkuat tata kelola rumah sakit yang modern, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang cepat, efektif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan demikian, RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan Sulawesi Barat melalui penguatan transformasi digital dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter



