
BeritaNasional.id, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, menyambut positif tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset pelabuhan demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kerja sama tersebut ditindaklanjuti melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Situbondo dan Pelindo di Pendopo Bupati Situbondo, Rabu (28/10/2026).
Nasim Khan mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah penting untuk membuka peluang pemanfaatan aset Pelindo di Situbondo agar memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur III, meliputi Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi, itu mengaku telah berulang kali menyampaikan pentingnya optimalisasi aset Pelindo, baik melalui rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI maupun dalam berbagai kesempatan koordinasi.
Menurut Nasim, aset Pelindo di kawasan pelabuhan lama Panarukan dan sejumlah lokasi lainnya berpotensi dikembangkan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
Dengan demikian, aset tersebut tidak hanya menjadi bagian dari infrastruktur kepelabuhanan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Situbondo.
“Alhamdulillah, Bupati Situbondo tadi menyampaikan terima kasih karena kerja sama dengan Pelindo sudah ditindaklanjuti. Ketika kami berada di Panarukan dan berkomunikasi dengan Direktur Utama Pelindo, langsung ada tindak lanjut,” ujar Nasim.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan.
“Insya Allah, kalau semuanya mau bersinergi, semua bisa cepat beres,” katanya.
Kawal Aspirasi Pemkab Situbondo
Nasim menjelaskan, upaya mendorong kerja sama dengan Pelindo telah dilakukan sejak Pemkab Situbondo mengajukan permohonan pemanfaatan aset perusahaan tersebut.
Setelah menerima aspirasi dan surat permohonan dari Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Nasim mengaku langsung meneruskannya kepada pihak terkait agar segera ditindaklanjuti.
Ia juga menyampaikan persoalan tersebut dalam forum RDP Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, kawasan perdagangan, pengawasan persaingan usaha, BUMN, investasi, dan standardisasi nasional.
“Sejak awal, kami sudah menyampaikan hal ini dalam RDP Komisi VI. Ketika ada pengajuan dari Pemkab Situbondo yang belum ditindaklanjuti, surat tersebut disampaikan kepada saya dan langsung kami koordinasikan dengan pihak terkait. Alhamdulillah, sekarang semua mitra mulai bergerak,” ujar Nasim.
Menurut politisi yang berhasil menjadi anggota DPR RI tiga periode tersebut, fungsi wakil rakyat tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga membantu menghubungkan kebutuhan daerah dengan kementerian, lembaga, dan perusahaan negara yang memiliki kewenangan.
Nasim berharap proses kerja sama tersebut tetap memperhatikan kajian kelayakan, kepastian mekanisme pemanfaatan aset, serta manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.
Tak Hanya Pelindo, Nasim Dorong Sinergi Lintas Sektor
Nasim mengatakan, koordinasi yang dilakukan tidak terbatas pada Pelindo. Ia juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk Pemkab Situbondo, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan Pertamina.
Menurutnya , kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengoptimalkan potensi kepelabuhanan dan sumber daya alam Situbondo.
Dalam kunjungan reses di Situbondo, Nasim mengaku sempat bertemu dengan Kepala KSOP Kelas IV Panarukan dan berkoordinasi langsung dengan pihak terkait untuk mempercepat tindak lanjut berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
Ia berharap kawasan pelabuhan Panarukan dan pelabuhan lainnya di Situbondo dapat dikembangkan sesuai potensi dan kebutuhan ekonomi daerah.
“Yang kami dorong bukan hanya Pelindo. Kami berkoordinasi dengan semua pihak, mulai dari Pemkab Situbondo, KSOP, KAI, hingga Pertamina. Harapannya, semua bisa bekerja sama untuk kemajuan Situbondo,” katanya.
Nasim juga menyinggung harapan percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, khususnya arah Besuki di wilayah barat Situbondo.
Ia menilai konektivitas transportasi dan pengembangan pelabuhan dapat saling mendukung dalam memperlancar arus barang, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya tarik investasi.
Harapkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Nasim menegaskan, pembangunan daerah harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan hanya menguntungkan kelompok atau golongan tertentu.
Ia berharap Pemkab Situbondo di bawah kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Nasim, Situbondo memiliki potensi besar yang perlu dikelola secara bertahap melalui perencanaan matang dan kerja sama berkelanjutan.
“Semua ini untuk kepentingan umat. Situbondo memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Sekarang bagaimana potensi itu dikelola bersama agar kesejahteraan masyarakat meningkat dan generasi mendatang memiliki peluang yang lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama dengan Pelindo menjadi salah satu langkah konkret untuk mempercepat pembangunan ekonomi Situbondo, terutama melalui optimalisasi aset dan pengembangan kawasan pelabuhan.
Pelindo Siap Dukung Kerja Sama
Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menyatakan kesiapan Pelindo untuk menindaklanjuti koordinasi dan arahan terkait kerja sama dengan Pemkab Situbondo.
Melalui pesan WhatsApp, ia menyampaikan bahwa Pelindo mendukung upaya kolaborasi tersebut,”Alhamdulillah, semua mendukung. Sesuai arahan Bang Nasim Khan, pasti kami dukung. Terima kasih atas dukungan dan kerja samanya,” ujar Achmad.
Tindak lanjut kerja sama ini diharapkan menjadi momentum untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset Pelindo di Situbondo sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi baru.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan wakil rakyat, pengembangan kawasan pelabuhan diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap aktivitas usaha, investasi, dan kesejahteraan masyarakat Situbondo.



