Apresiasi Pengabdian, 15 Dosen Unasman Hadiri Upacara HUT ke-81 RI Bersama LLDIKTI IX dan Pemkab Sidrap

BeritaNasional. ID SIDRAP SULSEL-– Sebanyak 15 dosen dari Universitas Al Asy’ariah Mandar (Unasman) menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar hari ini, Senin (17/8/2026).
Upacara khidmat tersebut berlangsung di Kompleks Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Jl. Harapan Baru, Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kehadiran para akademisi Unasman ini berkolaborasi langsung dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara dan Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Selain merayakan momentum kemerdekaan, momen ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi nyata para dosen dalam memajukan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Dalam piagam penghargaan tahun ini, sebanyak 13 dosen menerima penghargaan atas masa bakti dan pengabdian selama 10 tahun.
Mereka adalah Dr. Ir. Basri, S.Kom., M.T., M.I.Kom., IPM.; Dr. Patmawati, SKM., M.Kes.; Herlina Ahmad, S.Pd., M.Pd.; Ir. Andi Akhmad Qashlim, S.Kom., M.Kom.; Abdul Latief, S.HI., M. Pd.; Febryanti, S.Pd., M.Si.; Irfawandi Samad, S.Pd.I., M.Pd.; Andi Liliandriani, S.Kep., Ns. M.Kes.; Rahmah Muin, S.E., M.Si.; Abdul Muttalib, S.Pd., M.Pd.; Andriani, S.Pd., M.Pd.; Ramlah, S.K.M., M.KM.; dan Nur Hafsah Yunus MS, S.Pd., M.Pd.
Sementara itu, penghargaan tertinggi untuk masa pengabdian sepanjang 20 tahun diberikan kepada 2 orang dosen senior, yaitu Dr. Hj. Mardjani Aliyah Abdul Naim, S.P., M.P. dan Dr. Dermawan, S.Ag., M.Pd.
Mewakili para penerima penghargaan, Dr. Hj. Mardjani Aliyah Abdul Naim, S.P., M.P. menyampaikan rasa haru dan bangganya atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah.
“Pengabdian selama 20 tahun lebih di UNASMAN merupakan suatu kesyukuran, penghormatan, dan kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kami sangat bersyukur karena pemerintah memberikan apresiasi kepada dosen yang notebene merupakan pencetak generasi bangsa yang handal,” ungkap Dr. Hj. Mardjani.
Ia juga menyelipkan pesan penuh makna dan motivasi yang mendalam bagi seluruh rekan sejawat sesama dosen pendidik. Menurutnya, esensi dari seorang pendidik adalah keikhlasan yang melampaui materi.
“Menjadi pendidik adalah panggilan jiwa yang menuntut kesabaran tanpa batas. Mengabdi di perguruan tinggi seperti UNASMAN mengajar kita untuk berkhidmat tanpa tuntutan yang berlebihan, menerima apa adanya dengan penuh kelapangan dada.
Meskipun materi atau gaji yang diterima terkadang sedikit, namun di balik itu semua ada keberkahan yang melimpah dan tidak ternilai harganya. Keberkahan itulah yang menghidupkan hati kita, mengalir dalam setiap ilmu yang bermanfaat, dan menjadi amal jariyah yang tidak akan pernah terputus,” pesannya dengan bijak.
Pihak rektorat berharap penghargaan dan momentum refleksi ini mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan menjaga konsistensi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi demi kemajuan bangsa.



