Bentuk Karakter Siswa, Pemkab Bondowoso Gelar Pekan Pendidikan 2026

Berita Nasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso menggelar Pekan Pendidikan Bondowoso Berkah Tahun 2026. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang perlombaan, melainkan langkah nyata untuk mengembalikan pendidikan pada nilai-nilai autentik, yakni pembentukan karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya dan bangsa.
Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Bondowoso yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Taufan Restuanto, karena Bupati memiliki agenda dinas di luar kota yang tidak bisa diwakilkan. Taufan, sapaannya mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan mengembalikan esensi pendidikan yang sesungguhnya bagi para siswa.
“Kita ingin pendidikan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, budaya, dan nilai-nilai keimanan,” ungkapnya. Beragam lomba digelar untuk jenjang SD dan SMP, masing-masing sebanyak 13 cabang.
Di tingkat SD, siswa mengasah kemampuan melalui lomba Murid Teladan, Cerdas Cermat, Olimpiade Matematika, IPA, dan IPS. Tak ketinggalan kegiatan kreatif seperti mendongeng, Pildacil, membaca puisi, menyanyi solo, hingga gambar ekspresi. Permainan tradisional seperti Gobak Sodor dan cabang olahraga seperti voli mini, atletik, bulutangkis, serta senam Anak Indonesia Hebat juga turut memeriahkan.
Sementara itu, kompetisi jenjang SMP dirancang lebih variatif dan menantang. Mulai dari penulisan cerpen yang rencananya akan dibukukan, lomba vlog, poster digital, komik, hingga Olimpiade Bahasa Inggris dan Matematika.
Ada pula lomba ilustrasi kebangsaan yang bertujuan menguatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila. “Kita ingin anak-anak kembali hafal dan menghayati Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Taufan.
Menariknya, nuansa budaya lokal juga menjadi sorotan utama. Tarian Remo khas Bondowoso akan ditampilkan secara kolosal oleh 1.000 pelajar pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026 mendatang.
Tarian ini menjadi simbol ekspresi perjuangan hidup dan identitas budaya daerah yang ingin terus dilestarikan. Pelaksanaan lomba tingkat SD berlangsung pada 7 hingga 16 April 2026 di berbagai lokasi.
Kawasan KDS menjadi pusat kegiatan senam, Alun-Alun untuk lomba voli, Stadion untuk atletik, serta Aula SKB sebagai lokasi lomba Cerdas Cermat. Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli, Asisten, Inspektorat, perwakilan guru SD dan SMP, serta para siswa peserta lomba.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran pengunjung di area Mall KDS Bondowoso. Di balik kemeriahan tersebut, tersimpan semangat kolaborasi. Taufan menyampaikan apresiasi kepada pihak KDS yang telah memfasilitasi kegiatan, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki dinas.
“Kami hanya memiliki anggaran untuk trofi dan uang pembinaan. Dukungan fasilitas dari KDS sangat berarti bagi terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya. Melalui Pekan Pendidikan Berkah 2026, Bondowoso tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membangun harapan—bahwa pendidikan dapat melahirkan generasi yang tangguh, unggul, berdaya saing global, sekaligus berakar kuat pada budaya. (Bernas/Ghafur)



