Daerah

Bertelur Di Pantai Boom, Penyu Lekang Jadi Tontonan Gratis Warga

image_pdf

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Menyaksikan secara langsung penyu yang sedang bertelur ? Waow, tentu tidak semua orang beruntung bisa mendapati peristiwa langka ini terjadi di Banyuwangi. Ndilalah, pada Minggu (7/4/19) malam, tanpa disangka seekor penyu mendarat di Pantai Boom untuk bertelur.

Tak pelak, kesempatan ini pun tidak dilewatkan oleh pengunjung pantai Boom. Mereka langsung menikmati pemandangan penyu yang sedang bertelur itu.

Sebanyak 128 butir telur dihasilkan oleh penyu jenis Lekang saat bertelur malam itu. Ketika penyu tersebut sedang bertelur, sejumlah relawan dari Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) dan masyarakat yang menjadi mitra Polisi Hutan BKSDA seksi 5 Jawa Timur turut mengamankan. Tujuannya agar proses bertelur berjalan lancar.

“Pada saat proses penyu ini bertelur, dijaga ketat supaya terhindar dari gangguan predator dan juga dari orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Wiyatno Haditanodjo, selaku Ketua BSTF.

Sewaktu hendak bertelur, penyu itu terlebih dahulu menyiapkan pengamanan di lokasi yang dipiilihnya untuk mengeluarkan telur-telurnya. Dia membuat lubang untuk tempat telur dan selanjutnya telur-telur itu ditutup dengan pasir pantai. Tujuannya agar telur-telur itu terselamatkan dan terhindar dari serangan predator.

Di dunia ini, ada tujuh jenis penyu. Enam diantaranya hidup di perairan Indonesia. Empat jenis penyu ditemukan bertelur di Perairan Banyuwangi, yaitu jenis penyu lekang, penyu sisik, penyu hijau, serta penyu belimbing. Selain alam yang sangat mendukung, Banyuwangi memiliki laut yang menghubungkan perairan utara, dan selatan Pulau Jawa.

Musim penyu bertelur dimulai dari bulan Maret hingga Juni. Telur-telur penyu yang sudah diamankan, kemudian dipindahkan ke lokasi konservasi dan penangkaran di kawasan Pantai Boom. Sepanjang tahun 2018 petugas telah mengamankan 8 sarang penyu, dengan jumlah total mencapai 809 butir telur. Dalam jangka waktu 46 hari, telur penyu diperkirakan akan menetas. Selanjutnya anak penyu alias tukik itu dilepasliarkan ke laut Selat Bali.

Dan penyu jenis lekang Ini, merupakan penyu pertama di tahun 2019 yang bertelur di Pantai Boom. Sebelumnya juga sudah ada yang mendarat dan bertelur tepatnya di Pulau Santen sebanyak 90 butir. Telur-telur tersebut sudah diamankan di penangkaran agar terhindar dari predator.

“Kita rawat sebagaimana habitat aslinya, setelah menetas nanti akan kita lepas liarkan di laut kembali,” papar Pak Wiwit, panggilan akrab ketua BSTF ini.

Beberapa warga yang berkesempatan melihat langsung proses penyu bertelur mengaku sangat senang. Bahkan mereka sempat pula mengabadikan momen tersebut dengan berfoto seusai proses bertelur penyu tersebut terselesaikan.

Salah satu bernama Taufik (27), asal Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro mengatakan, kesempatan melihat langsung penyu bertelur belum tentu bisa dirasakan semua orang. Apalagi lokasi Pantai Boom hanya sekitar 2 km dari pusat Kota Banyuwangi.

“Ini juga bisa menjadi bahan edukasi dan untuk ikut serta menjaga habitat penyu dari ancaman kepunahan,” lontarnya. (Oni)

Caption : Beberapa warga yang berkesempatan mengabadikan prosesi penyu jenis lekang bertelur di Pantai Boom Banyuwangi, Minggu (7/4/19).

Tags
Show More

Related Articles

Close