Bupati Malang Buka MUSDA X LDII, Dorong SDM Profesional Religius Menuju Malang Makmur

BeritaNasional.ID, MALANG JATIM – Drs.H.M.Sanusi bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Malang, di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji No 158, Kota Kepanjen, Sabtu (14/2) pagi.
Pembukaan Musda ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi, didampingi Ketua LDII Provinsi Jawa Timur Ir. Moch. Amrodji Konawi, SE, MT dan Ketua LDII Kabupaten Malang H. Wiji Antaka.
Musda yang digelar lima tahun sekali oleh DPD LDII Kabupaten Malang tersebut mengusung tema “Membangun Kualitas Sumber Daya Manusia Profesional Religius Menuju Malang Makmur yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan.”
Tema ini dinilai selaras dengan arah pembangunan daerah dan tantangan zaman yang semakin kompleks. Dalam sambutannya, Abah Sanusi secara resmi membuka kegiatan Musda. “Dengan memohon rida Allah dan mengucap mBismillahirrahmanirrahim, Musda X DPD LDII Kabupaten Malang dengan ini secara resmi saya nyatakan dibuka dan dimulai kegiatannya,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang telah menetapkan arah kebijakan strategis dalam Misi Keempat RPJMD Kabupaten Malang Tahun 2025–2029, yakni memantapkan stabilitas ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta ketahanan sosial budaya.
Menurutnya, melalui forum Musda ini LDII diharapkan semakin memantapkan peran dan kontribusinya dalam mendukung pencapaian misi tersebut, terutama melalui penguatan dakwah yang moderat, menyejukkan, serta menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Malang.
“Ke depan, tantangan besar kita adalah mempersiapkan generasi muda menuju Generasi Emas 2045. LDII harus berani mengambil langkah strategis dan melakukan transformasi dengan pendekatan kreatif agar mampu memberikan intervensi positif kepada generasi muda, sehingga semakin berilmu, beretika dan berakhlakul karimah,” jelasnya.
Abah Sanusi juga menegaskan bahwa pemberdayaan umat bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Pemerintah Kabupaten Malang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan kepada LDII sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Ia berharap Musda X ini mampu menghasilkan keputusan yang implementatif dan dapat dijalankan oleh seluruh jajaran organisasi. “Saya berharap LDII semakin berperan dan berfungsi lebih luas lagi, seiring dengan berbagai problematika sosial di tengah masyarakat. Mampu menggalang persatuan dan kesatuan, serta melakukan pembinaan dan pembaharuan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Bernas/den)



