DaerahEks Keresidenan Madiun

Distributor Phonska Plus BNM – PAPOMA Gelar Rembuk Bareng

BeritaNasional.ID, Magetan – Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI) dan Mitra Petroganik PT Petrokimia Gresik, di wilayah Bojonegoro, Ngawi, Magetan (BNM) dan Pacitan, Ponorogo, Madiun (PAPOMA), sepakat mempertahankan kepercayaan petani dengan menyeragamkan harga pupuk.

Menyamakan suara dan memudahkan komunikasi yang intens, agar setiap permasalahan bisa segera mendapatkan solusi, terutama masalah distribusi pupuk ke daerah, puluhan distributor ini menggelar sarasehan di ruang rapat Mbah Djoe resort, Magetan, Rabu 17 Maret 2021.

Forum rembuk ini juga dihadiri oleh Direktur PT Tribumi Bersatu Bambang Setyawan, didampingi Direksi PT Tribumi Bersatu Sugeng Irianto dan M Fajar Ismail, selaku Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) Pertrokimia Gresik, untuk Wilayah kerja Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Pacitan, Ponorogo dan Madiun. Serta Sigit Cahyono, SPDP Petrokimia Gresik, wilayah kerja Bojonegoro, Ngawi, dan Magetan, Jawa Timur.

Direktur PT Tribumi Bersatu Bambang Setyawan, dalam sambutannya mengapresiasi forum yang gelar oleh asosiasi distributor pupuk di wilayah penyanggah pangan pokok di sektor barat dan selatan provinsi Jawa Timur ini. Diakui Bambang, sarasehan ini merupakan forum berkumpul antar distributor pupuk yang pertamakali digelar selama awal tahun 2021.

“Kami selaku distributor utama Phonska Plus sangat mengapresiasi kekompakan para distributor pupuk, sebagai komitmen untuk melangkah bersama demi kesejahteraan petani,” Ujar Bambang.

Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) Pertrokimia Gresik Wilayah kerja Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Pacitan, Ponorogo dan Madiun dan SPDP Petrokimia Gresik wilayah kerja Bojonegoro, Ngawi, dan Magetan, Jawa Timur, M Fajar Ismail berharap, berharap, melalui forum ini dapat menjadi sinergi antara Petrokimia Gresik dengan para distributor dalam mempertahankan kepercayaan petani terhadap penyediaan dan penjualan produk Petrokimia Gresik.

“Di BNM dan PAPOMA Tahun 2020 kita menjadi percontohan nasional dalam pelayanan terhadap petani. Mulai dari penyediaan, penyaluran dan jaminan kualitas produk. Dengan capaian tersebut, saya berharap, kedepan sinergitas ini semakin baik,” kata Fajar.

Sigit Cahyono, SPDP Petrokimia Gresik wilayah kerja Bojonegoro, Ngawi, dan Magetan, Jawa Timur, menambahkan, forum ini sekaligus mempertegas komitmen antara Petrokimia Gresik dengan asosiasi distributor pupuk Indonesia dan mitra petroganik, untuk menyeragamkan harga jual pupuk non subsidi di tahun 2021, terutama disaat musim tanam tiba.

“Kita harus hindari carut marutnya harga, kita sepakati agar kios yang satu dengan yang lain tidak saling jatuh menjatuhkan, terutama untuk produk NPK phonska plus untuk memanjakan para petani,” tutur Sigit.

Sementara itu, untuk tahun 2021 di wilayah kerja BNM dan PAPOMA yang meliputi kabupaten Bojonegoro, Ngawi, dan Magetan, dan Pacitan, Ponorogo, Madiun tercatat PT Petrokimia Gresik telah mengalokasikan sedikitnya 15 ribu ton pupuk non subsidi sebagai komitmen menjamin kebutuham petani disepanjang masa tanam tahun ini.*(Dee/Is)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button