Genjot PAD, Pemkab Bone Bolango Gagas “Kotak Emas PAD”

BERITANASIONAL.ID — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Melalui Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD), Pemkab Bone Bolango menggagas inovasi “Kotak Emas PAD”, yakni kolaborasi pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi dan media untuk menggali serta mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
Gagasan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi optimalisasi PAD yang dipimpin Sekda Bone Bolango, Dr. Iwan Mustapa, bersama sejumlah stakeholder terkait.
Pemimpin rapat, Abdul Halim Katili, mengatakan peningkatan target PAD tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri. Masih terdapat sejumlah potensi yang perlu dioptimalkan.
“Memang saat ini ada kenaikan target, tetapi kita tidak serta-merta berpuas diri. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan secara signifikan PAD Kabupaten Bone Bolango,” ujar Halim, Rabu (16/9).
Menurutnya, sektor pajak masih menjadi penopang utama PAD. Namun, sektor lain seperti pajak makan dan minum serta retribusi pariwisata masih memiliki ruang untuk ditingkatkan.
“Bone Bolango punya banyak potensi, baik dari sektor pajak maupun retribusi. Potensi-potensi tersebut perlu digali dan dikelola agar kontribusinya terhadap PAD bisa maksimal,” katanya.
Pemkab juga akan melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media melalui pendekatan ABCGM. Forum Focus Group Discussion (FGD) direncanakan digelar akhir September atau Oktober untuk menyusun strategi peningkatan PAD, termasuk kemungkinan menghasilkan policy brief.
Selain mengoptimalkan sektor yang sudah ada, Pemkab Bone Bolango juga akan mencari sumber-sumber PAD baru.
“Hasil rakor menyepakati strategi untuk menemukenali sumber-sumber pendapatan asli daerah yang baru di luar yang sudah eksis, sehingga pola pendapatannya bisa lebih maksimal,” pungkas Halim.



