Jawa TimurProbolinggo

Harga Ayam Broiler di Probolinggo Melejit Tembus Rp38 Ribu per Kilogram, Pedagang Sebut Efek Program MBG dan Sekolah Kembali Aktif

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM – Harga daging ayam broiler di sejumlah pasar tradisional Kota Probolinggo kembali mengalami lonjakan tajam. Dalam kurun waktu sekitar dua pekan terakhir, harga yang sebelumnya sempat turun saat libur sekolah kini melonjak hingga menyentuh Rp38 ribu per kilogram, memicu kekhawatiran pedagang maupun masyarakat.

Pantauan di Pasar Baru Probolinggo, Rabu (29/7/2026), menunjukkan harga ayam ras pedaging dijual rata-rata Rp38 ribu per kilogram. Sebelumnya, selama masa libur sekolah, harga ayam masih berkisar antara Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.

Pedagang ayam broiler di Pasar Baru, Mistia, mengatakan kenaikan mulai terjadi sejak aktivitas sekolah kembali berjalan pada pertengahan Juli 2026. Menurutnya, harga terus merangkak naik setiap hari, bahkan mencapai kenaikan sekitar Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram.

“Sejak sekolah masuk lagi, harga terus naik sedikit demi sedikit sampai sekarang mencapai Rp38 ribu per kilogram,” ujarnya.

Ia menilai lonjakan harga tidak lepas dari meningkatnya permintaan daging ayam untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kembali berjalan. Besarnya permintaan dari dapur penyedia makanan membuat pasokan di pasar menjadi lebih terbatas sehingga harga ikut terdongkrak.

Meski harga jual meningkat, kondisi tersebut justru berdampak pada turunnya daya beli masyarakat. Menurut Mistia, sebagian besar konsumen rumah tangga kini mengurangi jumlah pembelian karena harga dinilai terlalu tinggi.

“Kalau sekarang yang masih sering beli biasanya pelanggan tetap, pemilik usaha kuliner, atau warga yang punya acara hajatan. Pembeli biasa mulai berkurang,” katanya.

Kondisi serupa juga dirasakan pedagang lain, Abdul Aziz. Ia mengungkapkan aktivitas jual beli di pasar memang tetap berlangsung, namun transaksi tidak seramai sebelumnya akibat tingginya harga ayam di pasaran.

Menurutnya, pedagang tidak memiliki banyak pilihan selain mengikuti harga dari distributor. Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan ayam tetap mencukupi agar harga kembali normal dan daya beli masyarakat meningkat.

Para pedagang berharap lonjakan harga ini tidak berlangsung lama. Mereka khawatir jika tren kenaikan terus berlanjut, penjualan akan semakin menurun dan berdampak pada pendapatan pedagang, sekaligus membebani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button