DaerahTNI Dan Polri

Hormati Kearifan Lokal, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Pererat Hubungan Dengan Warga

Manokwari Selatan – Menghormati adat istiadat dan kearifan lokal menjadi salah satu aspek penting dalam membangun hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Hal tersebut menjadi perhatian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1808/Manokwari Selatan saat melaksanakan kegiatan di Kampung Yamboi Gunung, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Kamis, (29/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kampung Yamboi Gunung, Filemon Moktis, memberikan penjelasan kepada personel Satgas TMMD mengenai pentingnya menghargai dan menghormati masyarakat adat ketika memasuki wilayah adat. Pemahaman ini dinilai penting agar setiap kegiatan yang dilaksanakan tetap memperhatikan aturan, norma, serta nilai-nilai budaya yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

Filemon Moktis menjelaskan bahwa setiap orang yang memasuki wilayah adat perlu memahami dan menghormati kebiasaan serta ketentuan yang berlaku di lingkungan masyarakat adat. Sikap tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap identitas, tradisi, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Penjelasan ini menjadi bekal bagi personel Satgas TMMD dalam menjalankan tugas sekaligus berinteraksi dengan masyarakat Kampung Yamboi Gunung. Dengan memahami adat istiadat setempat, diharapkan prajurit dapat menjaga sikap dan perilaku, membangun komunikasi yang baik, serta menciptakan suasana yang saling menghormati selama pelaksanaan program TMMD.

Pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara prajurit TNI dan warga. Oleh karena itu, penghormatan terhadap budaya setempat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui komunikasi terbuka dan pemahaman terhadap nilai-nilai adat, hubungan antara personel Satgas TMMD dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan semakin erat. Kepercayaan yang tumbuh melalui sikap saling menghargai menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran berbagai kegiatan pembangunan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari tercapainya sasaran fisik, tetapi juga dari terbangunnya hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata tanpa mengesampingkan identitas budaya dan kearifan lokal yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat.

Dengan menjunjung tinggi adat istiadat, menghargai perbedaan, dan mengedepankan semangat kebersamaan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel terus berupaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, dan bersatu di Kabupaten Manokwari Selatan.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button