Kadis Pendidikan Polman: Akreditasi Harus Berdampak pada Mutu Pembelajaran

BeritaNasional.ID MAJENE SULBAR– Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), H. Arifin Yambas, S.Pd., MM., menjadi narasumber dalam Rapat Program Akreditasi (RPA) BAN-PDM Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 di Sekretariat BAN-PDM, Kompleks Perkantoran BPMP Sulbar, Kabupaten Majene, Jumat (7/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Arifin memaparkan praktik baik kolaborasi Dinas Pendidikan Polman dalam mendukung akreditasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Ia menegaskan, akreditasi tidak boleh sekadar menjadi pemenuhan administrasi, tetapi harus menjadi instrumen evaluasi dan perbaikan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
“Kolaborasi Dinas Pendidikan, BAN-PDM, dan BPMP Sulawesi Barat menjadi strategi penting untuk menjadikan akreditasi sebagai instrumen peningkatan mutu pembelajaran,” ujarnya.
Menurut Arifin, Dinas Pendidikan Polman memanfaatkan Rapor Pendidikan untuk memetakan kebutuhan sekolah dan menentukan intervensi yang tepat sasaran. Upaya tersebut diperkuat melalui sosialisasi instrumen akreditasi, pendampingan sekolah, Klinik Akreditasi, asistensi pengisian Sispena, hingga fasilitasi visitasi asesor.
Hasil akreditasi juga menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan serta penganggaran pendidikan daerah.
Arifin menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan sinergi pemerintah daerah, pengawas, kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan. Penguatan kompetensi pendidik serta pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.
“Kita ingin akreditasi menjadi bagian dari budaya mutu. Hasilnya harus menjadi pijakan untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus,” tegasnya.
Melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan, Dinas Pendidikan Polman berharap akreditasi mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, tata kelola sekolah, serta layanan pendidikan bagi peserta didik.



