Kajari Polewali Dukung Pemda Polman Dongkrak PAD Lewat Tertib Aset

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR–Kepala Kejaksaan Negeri Polewali, Nurcholis, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dukungan tersebut disampaikannya dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beberapa hari lalu.
“Kami di Kejaksaan mendukung dan mensupport pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD. Itu yang kemarin dibahas dalam rapat Forkopimda,” ujar Nurcholis kepada awak media, Rabu 1 Juli saat ditemui di ruang kerjan nya.
Nurcholis menyebut Kejaksaan telah membuktikan komitmennya melalui berbagai program, salah satunya di bidang kesehatan lewat program *Kejari Posyandu Mandiri*.
“Kalau kami di Kejaksaan sudah terbukti membantu dalam bidang kesehatan melalui program Kejari Posyandu Mandiri, bukan sekadar Posyandu binaan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kajari mengusulkan pemerintah daerah memperkuat tata kelola aset dengan menjalin kerja sama atau Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kejaksaan.
Tujuannya agar Kejari dapat memberikan pendampingan dan pandangan hukum terkait pengelolaan parkir serta penataan pedagang kaki lima (PKL) di atas aset milik pemerintah daerah.
“Agar kita bisa turun langsung mendampingi bersama instansi terkait, bagian aset, Satpol PP dan kepolisian,” terangnya.
Ia juga menyoroti perlunya penertiban terhadap aset-aset yang diperjualbelikan di kawasan Pasar Wonomulyo. Namun, proses penertiban dinilai terkendala data dari bagian aset pemerintah daerah.
“Yang paling penting adalah ketegasan pemerintah daerah dalam menertibkan aset-aset itu sebagai bagian dari upaya menambah PAD,” tegasnya.
Kajari menilai masih banyak potensi PAD di Polewali Mandar yang belum tergarap maksimal karena pemanfaatan aset belum terdata dan terawasi dengan baik.
Untuk itu, ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih aktif menghadirkan inovasi dalam pengelolaan aset.
“Banyak potensi PAD yang kita tidak tahu siapa yang menikmati. Perlu ada keberanian dan inovasi. Jangan hanya ingin jabatan, tetapi tidak menjalankan tugas. OPD harus aktif,” tuturnya.
Nurcholis menambahkan, seluruh masukan yang disampaikan dalam rapat Forkopimda mendapat respons positif dari Bupati Polewali Mandar.
Pemerintah daerah disebut menyambut baik saran tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola aset dan optimalisasi PAD.



