Malang

Kebakaran Kandang Ayam di Kalipare, Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta

BeritaNasional.ID, Kabupaten Malang – Kebakaran melanda sebuah kandang ayam berukuran 21 x 4 meter milik Sukarman (57), warga Dusun Sidodadi RT 27 RW 05, Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Kamis (8/10/2026) malam. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta.

Peristiwa itu terjadi saat pemilik kandang sedang tidur. Sukarman terbangun setelah mendengar suara ledakan dari arah kandang ayam. Saat memeriksa sumber suara, ia mendapati kandangnya sudah terbakar.

Menyadari kejadian tersebut, Sukarman segera melaporkan kebakaran kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang untuk mendapatkan penanganan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang, Winz Haliem, S.T., M.T., menyampaikan bahwa tim Damkar Kabupaten Malang langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.

Petugas tiba di lokasi kejadian pada Jumat (9/10/2026) pukul 00.20 WIB. Proses pemadaman dilakukan hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 01.15 WIB.

“Pemilik kandang terbangun karena mendengar suara ledakan dari arah kandang. Setelah mengetahui kandangnya terbakar, yang bersangkutan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar Kabupaten Malang,” demikian keterangan dalam laporan penanganan kebakaran.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Kabupaten Malang mengerahkan Regu 2 dengan empat unit kendaraan pemadam, yakni U4, U8, U7, dan U10, serta melibatkan 11 personel.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menyelesaikan penanganan dan kembali ke markas atau pos pada pukul 02.30 WIB.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab tersebut masih berdasarkan laporan awal kejadian.

Akibat peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp200 juta. Sementara itu, laporan yang diterima tidak mencantumkan rincian jumlah korban terdampak maupun data korban jiwa dan luka-luka.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha dan kandang ternak. Pemeriksaan kabel, sambungan listrik, serta penggunaan peralatan listrik sesuai standar penting dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran. (den)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button