Daerah

Lahan Konflik PTPN 1 Regional 5 dengan Petani Ijen Berstasus Quo

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Konflik antara Petani Ijen dengan PTPN 1 Regional 5 masih belum menemukan titik temu. Namun Pemkab Bondowoso terus berupaya agar konflik ini segera berakhir.

Untuk yang kedua kalinya, Pemkab Bondowoso melalui Bakesbangpol mempertemukan Petani Ijen dengan PTPN di Aula Kejari Bondowoso. Sebelumnya, Rakor digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD dan pertemuan kedua ini disaksikan oleh seluruh anggota Forkopimda.

Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid menjelaskan, dalam pertemuan kedua ini ada titik temu antara Petani dengan PTPN. Banyak opsi yang akan dijadikan kesepakatan dan Senin depan sudah ada keputusan final.

“Petani yang lahannya direlokasi oleh PTPN akan diberi tawaran bekerjasama menanam kopi. Mekanisme dan system kerjasamanya sedang digodok untuk disepakati bersama,” kata Ra Hamid, sapaannya.

Panduannya, kata Ra Hamid, sudah ada, yaitu milik Perhutani. Karena petani juga melakukan kerjasama dengan Perhutani. Tentu saja kerjasama ini harus saling menguntungkan antara Petani dengan PTPN.

Ditambahkan, disamping itu masih ada opsi lain. Bagi petani yang akan menanam holtikultura akan diberi lahan yang bisa ditanami tanaman tersebut. Mulai hari ini hingga senin, lahan yang disengketakan masih status quo.

Artinya, baik petani maupun PTPN tidak boleh melakukan kegiatan apapun di lahan konflik tersebut. “Saya berharap semua pihak menghormati hasil keputusan Rakor tersebut,” harap Ra Hamid. (Syamsul Arifin/Bernas)

 

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button