Opini

Mental Litium

Thoha Muntaha

Li adalah lambang litium dengan nomor 3 yang merupakan logam alkali lunak berwarna putih keperakan berbobot ringan sekaligus padat dan amat reaktif serta mudah terbakar.

Industri masa depan bisa jadi bergantung pada litium usai masa kejayaan minyak bumi yang semakin kesini makin rontok kedigdayaannya.

Litium dalam kesehariannya bekerja menggerakkan motor melalui sirkuit yang ditarik dari seng dan masuk ke oksida mangan persis seperti cara kerja guru besar bernama petir.

Dalam telaah fisika energi, kemunculan petir tak lepas dari keberadaan awan baik negatif maupun positif yang bersinggungan dengan awan lain yang berlawanan atau bumi yang dianggap netral.

Energi petir yang apabila dikelola menjadi motor penggerak lebih besar dibanding energi yang dihasilkan pembangkit tenaga listrik, sedangkan suhunya mencapai 10 derajat celcius.

Pancaran cahaya petir lebih terang dibandingkan 10 juta bola lampu pijar yang masing masing berdaya 100 Watt yang disinggung oleh QS An nur 43.

“Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan kemudian mengumpulkan antara bagian bagian nya, kemudian menjadikannya bertindih tindih maka kelihatan lah oleh mu hujan keluar dari celah celahnya dan Allah juga menurunkan butiran butiran es dari langit,
yaitu dari gumpalan gumpalan awan seperti gunung gunung maka ditimpakan Nya butiran butiran es itu kepada siapa dikehendaki Nya dan dipalingkan Nya dari siapa yang dikehendaki Nya.
Kilauan kilat awan itu hampir hampir menghilangkan penglihatan”.

Teknologi petir yang diformulasikan dalam litium benar benar menjadi kisah horor bagi pemain minyak (minyak mahal itu masa lalu bro), yang kebetulan bahan bakunya ada di Indonesia, tepatnya di kawasan industri Morowali (apakah masih milik Indonesia atau bukan…?)

Karenanya, bonus demografi generasi milenial Indonesia harus didorong untuk memiliki mental litium yang pijarnya membuat seluruh mata dunia terpesona dan berebut untuk meminangnya.

Jangan sampai hanya menjadi penonton penderita akibat memahami fenomena alam dari sudut mistik (dimana kita sudah tertipu oleh fenomena Freeport) tapi berubah secara revolusioner dengan pemahaman saintifik….

Pengasuh Ponpes Minhajut Thullab Krikilan Glenmore Banyuwangi

Tags
Show More

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close