50 Shares 4900 Views

Musibah Laut di Makassar, Pemilik KM Arista Ditahan

Makassar BeritaNasional.ID Jun 14, 2018
50 4901

BeritaNasional.ID Makassar —  Nakhoda Kapal Motor (KM Arista) sekaligus pemilik kapal Daeng Kila resmi ditahan di Polres Pelabuhan Makassar.

Status penahanan ini dijelaskan
Kepala Kepolisian Resort  Pelabuhan Makassar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Aris Budiman, kepada wartawan di Makassar, Kamis (14/6) pagi tadi.

” Daeng Kila ,  satu-satunya tersangka dalam musibah tenggelamnya kapal yang di nakhodai sendiri yang mengakibatkan tegasnya 15 orang dan 22 orang selamat, ” jelas AKBP Aris Budiman.

Akibatnya, tambah ,Kapolres Pelabuhan Makassar, Daeng Kila dijerat dengan Pasal 302 ayat 3 tahun 2008 tentang pelayaran dan kelalaian dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

AKBP Aris Budiman  juga menjelaskan bila penanganan perkara Dg Kila sudah dilimpahkan Polres Pelabuhan Makassar ke Polair Polda Sulsel. “ Proses penanganannya sekarang sudah dilimpahkan ke Polair,” jelasnya lagi.

Sebelumnya polisi melakukan penyelidikan dan menemukan bukti kuat bila KM Arista dioperasikan dari kapal nelayan menjadi komersial. Akibatnya, Dg Kila melanggar (mengubah status) yang patut disangka melanggar Pasal 302 ayat 3 tahun 2008 tentang pelayaran dan kelalaian dengan ancaman 10 tahun penjara.

Sementara Kabid Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani menambahkan, setelah pihaknya melakukan penyelidikan ternyata KM Arista tercatat di ke Syahbandar adalah kapal nelayan bukan kapal penumpang.

Selain itu Dg Kila juga diketahui berlayar secara ilegal karena tak memiliki surat izin. KM Arista juga diketahui tak punya standar keamanan yang mumpuni.

KM Arista tenggelam karam di perairan Makassar (perairan Gusung) Kecamatan Ujung Tanah Makassar, Rabu (13/6) pukul 12.45 WITA.

Sementara catatan yang dihimpun Join News Network (JNN) dari jumlah penumpang
yang berhasil dievakuasi 37 orang diantaranya 15 meninggal dunia, 22 selamat , dan dinyatakan masih ada enam penumpang lainnya belum ditemukan sehingga ada 43 orang yang diangkut kapal nelayan tersebut bergerak dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Barrang Lompo, Kelurahan Barrang Lompo Makassar Kecamatan Sangkarrang, Makassar. (JNN/NAS)

You may be interested

Dugaan Munculnya KWRI ‘Gadungan’, Ketum KWRI Ozzy Sulaiman Sudiro Angkat Bicara
Nasional
0 shares79 views

Dugaan Munculnya KWRI ‘Gadungan’, Ketum KWRI Ozzy Sulaiman Sudiro Angkat Bicara

mh said -- BeritaNasional.ID - Jun 19, 2018

BeritaNasional ID, BANYUWANGI - Ozzy Sulaiman Sudiro selaku Ketua Umum (Ketum) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI), angkat bicara terkait viralnya berita, dugaan munculnya…

Terkait Salam Komando, Momentum Halal Bi Halal Hendaknya Tidak Diartikan Aneh-aneh
Politik
7 shares317 views

Terkait Salam Komando, Momentum Halal Bi Halal Hendaknya Tidak Diartikan Aneh-aneh

Makassar BeritaNasional.ID - Jun 18, 2018

  BeritaNasional.ID -- Momentum halah bi halal hendaknya tidak diartikan aneh-aneh. Demikian diungkapkan Usdar Nawawi ketua SDP yang juga wartawan utama Dewan Pers…

Jalin Silaturahmi dengan Warga Buntusu, Muhammad Rheza Hadiri Halal Bi Halal
Advedtorial
0 shares59 views

Jalin Silaturahmi dengan Warga Buntusu, Muhammad Rheza Hadiri Halal Bi Halal

Makassar BeritaNasional.ID - Jun 18, 2018

  BeritaNasional.ID -- Untuk saling bersilaturahmi dan berbagi cerita sembari bermaaf-maafan setelah hari raya Idul Fitri. Kelurahan Buntusu dengan mengundang para Penasehat bersama…

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Most from this category