DaerahHeadlineJawa TimurRagam

Pembukaan “Si Pandan” Meriah, Kehadiran Bupati dan Wabup Jadi Magnet Pengunjung

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Pembukaan acara “Si Pandan” (Serba-serbi Panji Ramadan) di Kecamatan Panji berlangsung meriah. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Situbondo disebut menjadi penyemangat sekaligus magnet bagi masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Minggu (22/2/2026].

Camat Panji, Kiptiyah Rikawati, mengaku pelaksanaan kegiatan ini di luar rencana awal Pemerintah Kabupaten Situbondo. Namun, berkat dukungan berbagai pihak, acara tetap terlaksana dengan baik.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati. Kehadiran beliau berdua menjadi semangat bagi kami sekaligus magnet bagi pengunjung,” ujar Kiptiyah.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut digelar dengan dukungan anggaran yang sangat terbatas dari APBD. Bahkan, sekitar 90 persen pembiayaan bersumber dari sponsor dan dukungan pihak ketiga.

“APBD sangat minimal, mungkin hanya sekitar 10 persen. Selebihnya dari sponsor dan dukungan berbagai pihak. Terima kasih atas support lokasi dan perizinannya,” katanya.

Menurut Kiptiyah, penyelenggaraan bazar Ramadan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung visi kepala daerah, khususnya pemberdayaan UMKM dan peningkatan pelayanan publik.

Selama Ramadan, sejumlah pusat jajanan dan lokasi berjualan biasanya ditutup. Karena itu, pemerintah kecamatan berinisiatif mencarikan alternatif lokasi agar para pelaku usaha tetap bisa berjualan.

“Kami tidak ingin memadamkan semangat masyarakat yang baru mulai belajar berjualan. Di beberapa titik lain juga ada konsep pemberdayaan masyarakat yang dikoordinir lurah setempat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang akrab disapa Mas Rio, mengawali sambutannya dengan pantun bernuansa religi.

“Kampai basarang si buruang balam, sambutlah salam dari ambo. Salam kemuliaan agama Islam,” ucapnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam sambutannya, Mas Rio menegaskan pentingnya menggerakkan sektor usaha mikro sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Menurutnya, sektor formal seperti PNS maupun perusahaan besar memiliki daya serap tenaga kerja yang terbatas.

“Kalau Situbondo itu paling banyak mikrobisnis. Pertanian, perikanan, perdagangan seperti ini semuanya. Jadi solusinya sederhana, suruh orang punya usaha,” ujarnya.

Ia juga menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Situbondo yang meningkat di tengah keterbatasan anggaran, seraya menyebut bahwa penurunan angka kemiskinan bisa dicapai dengan mendorong masyarakat aktif berusaha.

Dalam kesempatan itu, Mas Rio meminta PLT  Sekretaris Daerah untuk mengaktifkan kembali rumah kemasan yang sudah lama tidak terpakai. Ia berharap fasilitas tersebut dapat menjadi pusat oleh-oleh Situbondo yang representatif.

“Rumah kemasan itu tolong dihidupkan kembali. Supaya pusat oleh-oleh Situbondo bisa hidup lagi,” tegasnya.

Ia pun memastikan akan terus mendukung program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk kegiatan bazar seperti Si Pandan.

“Program seperti ini akan saya dukung. Karena di sinilah denyut ekonomi masyarakat bergerak,” pungkasnya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button