Advedtorial

Pemda Bone Bolango Tegaskan Tidak Ada Hubungan antara Postingan Istri Bupati dengan Honor Nakes yang Tertunda

BERITANASIONAL.ID — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menilai narasi akun Buheli Gorontalo yang mengaitkan dugaan unggahan Instagram Story Yayu Avia di Jakarta dengan keterlambatan pembayaran honor tenaga kesehatan (nakes) dan sopir ambulans tidak relevan dan berpotensi menggiring opini publik.

Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bone Bolango, Ichsan Budiman Wantogia, menanggapi unggahan akun Buheli Gorontalo.

Asisten Administrasi dan Keuangan Setda Bone Bolango yang akrab disapa Budi itu menegaskan, persoalan keterlambatan pembayaran honor pegawai harus dibahas berdasarkan fakta, mekanisme penganggaran, administrasi, serta tanggung jawab instansi terkait.

Menurutnya, mengaitkan persoalan tersebut dengan unggahan di media sosial aktivitas pribadi istri Bupati Ismet Mile tanpa bukti hubungan langsung justru mencampuradukkan dua persoalan yang berbeda.

“Apa relevansi unggahan Insta story akun Yayu Avia dengan keterlambatan pembayaran honor nakes dan sopir ambulans? Apakah terdapat bukti bahwa aktivitas pribadi yang dipersoalkan tersebut menjadi penyebab tertundanya pembayaran hak para pekerja?” tanya Budi dengan nada heran, Selasa (27/10).

Ia menilai, tanpa bukti yang menghubungkan keduanya, membangun narasi seolah-olah kemewahan pribadi menjadi penyebab penderitaan pegawai merupakan penggiringan opini yang tidak menyentuh akar persoalan.

Budi menegaskan, Pemda Bone Bolango terbuka terhadap kritik publik, termasuk mengenai keterlambatan pembayaran honor dan pelaksanaan kebijakan pemerintahan. Namun, kritik harus berpijak pada fakta dan diarahkan pada persoalan yang tepat.

“Jangan sampai persoalan administratif dijadikan pintu masuk untuk menyerang kehidupan pribadi bupati dan keluarganya,” tegasnya.

Penjelasan Dinas Kesehatan Harus Menjadi Fokus Evaluasi

Budi mengatakan, persoalan keterlambatan pembayaran honor nakes dan sopir ambulans sebelumnya telah mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan melalui pemberitaan di sejumlah media.

Karena itu, menurutnya, penjelasan tersebut semestinya menjadi bahan untuk menguji fakta, menelusuri penyebab keterlambatan, dan mendorong penyelesaian persoalan pembayaran honor.

“Substansi penjelasan tersebut semestinya dibaca oleh admin akun Buheli Gorontalo,” pungkasnya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button