AdvedtorialPemkab Sinjai

Penilaian ZI di RSUD Sinjai, Bupati Targetkan WBK

BeritaNasional.ID, SINJAI SULSEL – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai menjalani tahapan evaluasi wawancara penilaian Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu (20/08/2025).

Kegiatan tersebut digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom di Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, hadir langsung bersama Sekretaris Daerah, Andi Jefrianto Asapa, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Sinjai.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Andi Ariany Djalil, Inspektur Inspektorat Andi Adeha Syamsuri, Kadis Kesehatan dr. Emmy Kartahara Malik, Kabag Organisasi Andi Sompa, serta jajaran manajemen RSUD Sinjai.

Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies, mendapat kesempatan memaparkan progres pembangunan zona integritas di instansi yang ia pimpin.

Selama 30 menit, ia menjelaskan strategi perbaikan layanan dengan menitikberatkan pada enam area perubahan, mulai dari manajemen perubahan, penataan tata laksana, sistem manajemen aparatur, penguatan akuntabilitas, pengawasan, hingga peningkatan mutu pelayanan publik.

“Berbagai kelemahan layanan telah kami identifikasi, lalu dianalisis risikonya untuk kemudian diselesaikan melalui enam area ini,” ujar Kahar Anies dalam pemaparannya.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menekankan bahwa pembangunan zona integritas tidak boleh dianggap sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai komitmen kuat pemerintah daerah dalam menumbuhkan budaya kerja yang bersih dan transparan.

“Zona integritas adalah langkah membangun kejujuran, keterbukaan, dan pelayanan yang tulus untuk masyarakat. Kami berharap ada masukan dari tim evaluator sekaligus dukungan penuh dari seluruh pihak, agar RSUD Sinjai bisa meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ratnawati menyampaikan bahwa Pemkab Sinjai memberi prioritas besar pada RSUD sebagai institusi layanan publik.

“Harapannya, peningkatan pelayanan yang berkualitas dapat berjalan seiring dengan penguatan integritas aparatur,” tambahnya. (AT/ADV/BERNAS)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button