DaerahHeadlineJawa TimurPolitikRagamSitubondo

PKB Situbondo Tetapkan Jumat Sebagai “Hari Fraksi”, Buka Posko Pengaduan Untuk Warga

BeritaNasional.id, SITUBONDO — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Situbondo resmi menetapkan hari Jumat sebagai “Hari Fraksi”, sebuah agenda rutin mingguan yang difokuskan pada penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus penguatan koordinasi internal fraksi di DPRD. Jumat (1/5/2026).

Program ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang (Muscab) serta program yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota Fraksi PKB Situbondo diwajibkan hadir di kantor DPC untuk membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat.

Ketua Fraksi PKB Situbondo, H. Muhammad Badri, ST, menjelaskan bahwa “Hari Fraksi” menjadi momentum penting untuk memperkuat peran wakil rakyat dalam menjembatani kebutuhan publik dengan kebijakan legislatif.

“Prinsipnya, setiap hari Jumat kita jadikan sebagai hari fraksi. Teman-teman fraksi PKB berkumpul di kantor DPC untuk membahas tugas pokok dan fungsi kami di DPRD, sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat,” ujar Badri.

Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya sebatas forum diskusi internal, tetapi juga menjadi posko terbuka bagi warga yang ingin menyampaikan keluhan, usulan, maupun laporan terkait berbagai persoalan di Kabupaten Situbondo.

“Setiap hari Jumat, kantor DPC PKB terbuka untuk masyarakat. Silakan datang dan menyampaikan apa pun aspirasi yang ingin disampaikan. Ini bagian dari komitmen kami untuk lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Haji Badri menambahkan, selain menerima aspirasi, forum “Hari Fraksi” juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai isu strategis yang muncul di setiap komisi di DPRD. Hasil dari diskusi tersebut kemudian akan dirumuskan menjadi langkah konkret yang akan diperjuangkan oleh fraksi.

“Setiap komisi pasti memiliki banyak pengaduan. Nah, itu kita bahas di internal fraksi, lalu kita putuskan langkah apa yang akan diambil agar penanganannya lebih terarah,” ujarnya.

Dalam praktiknya, posko pengaduan masyarakat ini dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga menjelang salat Jumat. Waktu tersebut dipilih agar masyarakat memiliki ruang yang cukup untuk datang dan berdialog langsung dengan anggota dewan.

Lebih jauh, Badri berharap program “Hari Fraksi” ini juga dapat diikuti oleh fraksi-fraksi lain di DPRD Situbondo. Menurut dia, keterlibatan seluruh fraksi akan membuat proses penyerapan aspirasi masyarakat menjadi lebih optimal dan berdampak luas.

“Harapan kami, fraksi lain juga bisa melakukan hal serupa. Kalau semua fraksi membuka ruang seperti ini, kinerja DPRD akan lebih terarah dan aspirasi masyarakat bisa tertangani dengan lebih baik,” kata dia.

Program “Hari Fraksi” menjadi langkah awal PKB Situbondo dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga legislatif di tingkat daerah. Dengan adanya posko pengaduan yang rutin dan terbuka, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap DPRD semakin meningkat.

Selain itu, inisiatif ini juga diharapkan mampu menjadi sarana efektif untuk memetakan persoalan riil yang dihadapi masyarakat, mulai dari layanan publik, infrastruktur, hingga isu sosial ekonomi yang berkembang di daerah.

Dengan demikian, “Hari Fraksi” bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi strategi politik pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat perhatian dalam setiap kebijakan yang diambil.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button