AdvedtorialPolewali MandarSulawesi Barat

PMI Polman Era Baru: Indrayanah Prioritaskan Kolaborasi, Relawan, dan Transparansi

BeritaNasional. ID  POLMAN SULBAR–Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Polewali Mandar, Hj. Indrayanah, menegaskan komitmennya memperkuat gerakan kemanusiaan usai dilantik sebagai Ketua PMI Polman periode 2025–2030.

Dalam sambutan resminya di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Rabu (11/2/2026), Hj. Indrayanah menyampaikan rasa syukur sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang diemban melalui amanah tersebut.

Ia menegaskan, menjadi pengurus PMI bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan panggilan kemanusiaan yang menuntut pengabdian tanpa pamrih kepada masyarakat.

“Menjadi pengurus PMI adalah amanah besar yang harus dijaga dengan kesungguhan, keikhlasan, dan komitmen untuk bekerja nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Memasuki tahun 2026, PMI Polman dihadapkan pada tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.

Mulai dari meningkatnya potensi bencana akibat perubahan iklim hingga kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.
Untuk menjawab tantangan tersebut, kepengurusan baru PMI Polman menetapkan sejumlah fokus utama.

Pertama, memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, lembaga pendidikan, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat.

Sinergi ini dinilai penting guna memastikan respons cepat dan tepat dalam kondisi darurat.

Kedua, penguatan sumber daya manusia relawan sebagai ujung tombak organisasi. PMI Polman berkomitmen meningkatkan kapasitas relawan melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan keterampilan teknis seperti pertolongan pertama, manajemen logistik, hingga penanggulangan bencana, termasuk memastikan perlindungan bagi para relawan.

Ketiga, peningkatan dan modernisasi sarana prasarana. PMI Polman berencana memperkuat fasilitas pendukung seperti ambulans siaga 24 jam, perlengkapan posko bencana, serta peralatan donor darah dan pelatihan guna menjamin pelayanan kemanusiaan yang cepat, aman, dan profesional.
Keempat, memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi dan anggaran.

Menurut Hj. Indrayanah, kepercayaan publik merupakan fondasi utama keberlanjutan organisasi kemanusiaan.

“Karena itu, keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan menjadi bagian dari komitmen kami,” jelasnya.l

Ia juga menegaskan kesiapan PMI Polman untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang selaras dengan visi kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap dukungan serta sinergi dari pemerintah daerah, jajaran pemerintahan, dan pembinaan dari PMI Provinsi agar organisasi tetap berjalan sesuai prinsip Gerakan Palang Merah.

Di akhir sambutannya, Hj. Indrayanah mengajak seluruh masyarakat Polewali Mandar untuk berperan aktif dalam gerakan kemanusiaan.

“Mari kita bekerja dengan hati, bergerak dengan kepedulian, dan hadir membawa solusi bagi masyarakat,” tutupnya.p

Sementara itu, Kepala Bidang Relawan PMI, Safaruddin Sanusi, turut menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan daerah di Polewali Mandar. Ia menilai kepemimpinan daerah saat ini memiliki kombinasi pengalaman yang kuat.

Menurutnya, latar belakang Bupati sebagai pengusaha sebelum terjun ke dunia politik menjadi modal penting dalam mengelola pembangunan dan pemerintahan.

“Pengalaman sebagai pengusaha membuat beliau memahami bagaimana membangun dan mengembangkan sesuatu dari kecil menjadi besar. Sementara sebagai politisi, beliau memahami tata kelola pemerintahan,” ungkap Safaruddin.

Ia menambahkan, ketika pengalaman pemerintahan, politik, dan dunia usaha berpadu dengan kepedulian sosial, maka kepemimpinan tersebut menjadi semakin lengkap.

“Jika seseorang sudah berada pada wilayah pengabdian sosial, di situlah nilai pengabdian tanpa pamrih benar-benar terlihat,” pungkasnya.(*)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button