Tiga Profesor Masuk Putaran Akhir, Undana Gelar Pemilihan Rektor 2025–2029 pada 2 Desember

BeritaNasional.ID, KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) akan memasuki babak penentuan dalam proses pemilihan Rektor periode 2025–2029.
Pada Selasa, 2 Desember 2025, kampus terbesar di Nusa Tenggara Timur ini akan menggelar putaran kedua pemilihan rektor yang menjadi tahap akhir sebelum menetapkan pemimpin baru untuk empat tahun mendatang.
Tiga kandidat bergelar profesor akan bertarung memperebutkan kursi tertinggi di Undana. Mereka adalah Prof. Jefri S. Bale, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor IV; Prof. Malkisedek Taneo, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Prof. Apris A. Adu, Dekan Fakultas Kesehatan dan Masyarakat.
Ketiganya merupakan figur senior yang telah lama berkarya di lingkungan Undana dan sebelumnya dinyatakan lolos seluruh tahapan seleksi, termasuk penyampaian visi-misi hingga uji kelayakan.
Pemilihan akan berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Undana, di mana seluruh anggota Senat Universitas akan memberikan suara mereka sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain suara senat, pemilihan rektor juga melibatkan 35 persen suara dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sesuai aturan pemilihan rektor di perguruan tinggi negeri yang berada di bawah naungan kementerian.
Putaran kedua ini dianggap sebagai momen paling krusial karena akan menentukan figur yang dipercaya membawa Undana menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
Rektor terpilih diharapkan mampu memperkuat sistem tata kelola, mendorong peningkatan kualitas riset, serta memperluas kerja sama strategis agar Undana semakin berdaya saing di tingkat nasional.
Seluruh proses pemungutan suara dijadwalkan berlangsung dalam satu hari, dan hasil pemilihan akan langsung diumumkan setelah proses penghitungan selesai.
Dengan demikian, Undana dipastikan segera mengetahui pemimpin barunya pada hari yang sama.
Putaran kedua pemilihan rektor ini menjadi perhatian civitas akademika, mengingat kepemimpinan baru akan sangat menentukan arah perkembangan Undana dalam empat tahun ke depan.*
Alberto/Bernas



