Undana Segera Buka Program Studi Teknik Geologi, ITB Siap Beri Dukungan Akademik

BeritaNasional.ID, KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menorehkan langkah besar dalam pengembangan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
Melalui Fakultas Sains dan Teknik (FST), Undana tengah bersiap membuka Program Studi (Prodi) Teknik Geologi, yang akan menjadi salah satu prodi strategis dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kehadiran prodi baru ini mendapat dukungan penuh dari Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), Institut Teknologi Bandung (ITB) — lembaga pendidikan teknik terbaik di Indonesia yang dikenal memiliki reputasi unggul di bidang geosains dan energi.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Dekan FTTM ITB, Prof. Syafrizal, dalam kegiatan sharing knowledge dan kolaborasi pendidikan antara FTTM ITB dan Undana, yang digelar di Kampus Undana Kupang, Kamis (30/10/2025).
Dalam wawancaranya, Prof. Syafrizal menegaskan bahwa pembukaan Prodi Teknik Geologi Undana sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan dan pengembangan potensi sumber daya alam di NTT.
“Secara prinsip, rasanya sangat relevan dengan dibukanya prodi ini. Kalau kita lihat dari paparan hari ini, Teknik Geologi memang sangat menarik, terutama dalam menjawab tantangan pengembangan geothermal di daerah ini,” ujarnya.
Prof. Syafrizal menjelaskan bahwa pengembangan bidang geologi tidak hanya terbatas pada eksplorasi energi panas bumi (geothermal), tetapi juga dapat diperluas ke arah keilmuan lain seperti geofisika, geo-lingkungan, dan mitigasi bencana.
“Ke depan, pengembangan prodi ini bisa dibuat multidisiplin. Jadi tidak hanya geothermal atau geologi umum, tapi juga bisa dibangun stream-stream lain yang relevan dengan kondisi wilayah NTT,” katanya.
Lebih lanjut, Prof. Syafrizal mengisahkan bahwa dukungan juga datang dari Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Dalam pertemuan di rumah jabatan gubernur malam sebelumnya, Gubernur Melki secara terbuka menyatakan komitmennya untuk mendukung pembukaan Prodi Teknik Geologi di Undana.
“Pak Gubernur Melki sangat positif dan mendukung penuh. Beliau melihat pembukaan prodi ini sebagai langkah penting untuk menjawab kebutuhan daerah akan tenaga ahli di bidang kebumian dan energi terbarukan,” tutur Prof. Syafrizal.
Selain dukungan pemerintah daerah, koordinasi teknis juga telah dijalin dengan kementerian terkait.
Salah satu dosen pertambangan Undana, Noni Banunaek, dikabarkan telah melakukan komunikasi aktif dengan Direktorat Jenderal Energi Baru dan Terbarukan serta Kementerian ESDM untuk memperkuat rencana pembukaan program studi tersebut.
Langkah Undana ini dinilai sebagai bagian dari visi besar universitas untuk menjadi pusat pendidikan unggul yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.
“Kami berharap, melalui kerja sama ini, Undana dapat melahirkan generasi ilmuwan geologi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan lingkungan dan energi di NTT,” pungkas Prof. Syafrizal.
Pembukaan Prodi Teknik Geologi Undana, sambungnya, tidak hanya memperkuat posisi Undana sebagai universitas terkemuka di kawasan timur Indonesia, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mendukung kemandirian energi dan ketahanan lingkungan di Provinsi NTT.*
Alberto



