AdvedtorialDaerahPemkab SidrapSidrapSulawesi

Zul Asqar Resmi Jabat Dirut PDAM Sidrap

BeritaNasional. ID, Sidrap—Setelah melalui proses penjaringan yang panjang untuk menduduki Dirut PDAM Sidrap, Zul Asqar Tahir dinyatakan layak untuk pimpin PDAM Sidrap.

Terhitung hari ini,  12 Juli 2019, Zul Asqar Tahir resmi menjabat Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sidrap Periode 2019-2023.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Zul Asqar berlangsung Jumat 12 Juli 2019 di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Sidrap, dipimpin Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi.

Hadir dalam kesempatan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt PDAM Sidrap, A Faisal Ranggong, Kabag Perekonomian dan SDA, Ibrahim, serta sejumlah kepala OPD.

Sekkab Sidrap Sudirman Bungi saat Membacakan sambutan Bupati Sidrap, H Dollah Mando, mengatakan ia berharap pelantikan tersebut membawa angin segar terhadap penyelesaian permasalahan pelayanan air bersih yang menjadi tugas dan tanggung jawab PDAM.

“Tugas Saudara Direksi PDAM saat ini sangatlah tidak mudah dalam mengoptimalkan kinerja PDAM, mengingat keluhan masalah air bersih cukup majemuk dan mendesak dicari solusinya,” urai Sudirman Bungi.

Untuk itu Sudirman  Bungi menekankan Direksi PDAM yang baru memberi perhatian serius, memiliki inisiatif, mampu bekerja dan memiliki komitmen menjadikan PDAM Kabupaten Sidrap yang lebih baik.

“Hal itu dicapai melalui perbaikan pelayanan konsumen, peningkatan kualitas dan kuantitas air bersih dan bagaimana PDAM mampu memberikan keuntungan pada perusahaan dan bagi hasil kepada pemerintah daerah,” ujar Sudirman Bungi.

Lanjut Sudirman Bungi juga menyampaikan Direksi PDAM terpilih telah melalui beberapa tahapan seleksi yang dilaksanakan oleh tim yang dibentuk Bupati Sidrap.

“Hal ini mencerminkan ditetapkannya Saudara sebagai direksi yang baru merupakan kepercayaan dan amanat dari seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang,” tandas Sudirman Bungi.

(Risal Bakri)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close