Sulawesi

30 Lebih Paket DAK Fisik Diknas Mubar Belum Dilelang, Ada Apa?

BeritaNasional.ID, MUNA BARAT — Lelang pekerjaan kontruksi di Dinas Pendidikan (Diknas) Muna Barat (Mubar) masih menemui hambatan batu kerikil. Hingga perpanjangan deadline waktu kontrak, proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut, juga belum ditender. Disinyalir, terjadi tarik ulur pengelolaan pekerjaan itu, dengan anggaran miliaran rupiah, yang melekat dinstansi teknis.

Berdasarkan pengakuan Kabag Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Ahmad Shabir Sam M, ada keterlambatan dari Diknas sehingga dokumen lelang belum diajukan di ULP. Alasan dinas itu sendiri, terkendala di perencanaan kegiatan instansi setempat.

“Belum dilelang, terlambat dari dinasnya. Sekitar 30 lebih paket, Diknas ajukan dokumen lelang. Kita yang review, menyaring kembali kegiatan, sesuai persyaratan yang ada. Setelah itu, kita kembalikan,” pengakuan kepala LPSE Sabir, tanpa mengetahui total keseluruhan paket yang ada, Rabu (21/07/2021).

Dikatakannya, lebih dari 30 Paket untuk pekerjaan kontruksi yakni rehap gedung-gedung sekolah. Anggarannya, rata-rata diatas Rp 200 juta per kegiatan.

“Jadi, sementara proses lelang. Yang jelas, kita hanya lelang, semua tergantung dinas,” ujarnya.

Lanjutnya, sejak bulan Maret pihaknya telah meningatkan Diknas, agar segera memasukkan dokumen lelang karena mengejar batas waktu, tanggal 21 Juli akan berakhir. Tapi, karena kondisi Covid-19 semakin mengganas, maka 31 Agustus batas pelaporan kontrak untuk DAK fisik.

“Kita hanya mengingatkan. Tanggungjawab ada di Dinas. Akhir bulan Juli kemarin sempat ingatkan kadis,” pungkasnya. (La Ode Muhammad Sacril)

Show More

Related Articles

Back to top button