DaerahJawa TimurRagamSitubondoTNI Dan Polri

Dandim 0823 dan Forkopimda Situbondo Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi

BeritaNasional.ID – SITUBONDO JAWA TIMUR, – Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Neggy Kuntagina, S.I.P beserta Forkopimda Kabupaten Situbondo meninjau pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di Balai Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Minggu (26/9/2021).

Peninjauan serbuan vaksinasi tersebut juga dihadir Bupati Situbondo, Drs. H. Karna Suswandi, MM, Kapolres Situbondo, AKBP Ach. Imam Rifai, SH, SIK, M.PICT, M.ISS, Kadinkes Situbondo, Dwi Herman Susilo, SKM, M.Kes, Danramil 0823/07 Asembagus, Kapten Inf Athin Irawanto, Kapolsek Asembagus, Iptu Gede Sukarmadiyasa, SH, MH, Camat Asembagus, Sigit Susetyo Raharjo, S.STP,M.Si, Kades Trigonco Matrawi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo, Laufika SH dan Ketua Pengadilan Negeri Situbondo, Abu Ahmad Sidqi Amsya, SH.

Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Neggy Kuntagina menjalaskan bahwa, pihaknya bersama Forum Pimpiman Daerah Kabupaten Situbondo lainnya melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di Desa Trigonco. “Forkopimda akan terus memantau pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di desa-desa. Hal ini dilaksanakan untuk memberi dukungan terhadap tenaga vaksinator dan masyarakat yang melakukan vaksin Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi, MM dalam arahannya mengatakan bahwa, saat ini Situbondo masuk dalam zona kuning dan peringgat dua penularan Covid 19 paling rendah di Jawa Timur. Namun, sayangnya capaian vaksin di Kabupaten Situbondo rendah.

“Untuk itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Situbondo untuk melaksanakan vaksinasi mengingat varian baru dari Covid 19 semakin beragam. Tolong disampaikan juga kepada saudaranya dan tetangganya tentang pentingnya vaksin Covid-19. Vaksin bisa menekan penyebaran Covid 19, dengan vaksinasi hard immunity kita terbentuk,” kata Bupati Situbondo.

Dengan vaksin, kata Bupati Situbondo, maka imnunitas tubuh akan menjadi semakin kuat. “Jangan percaya dengan kabar atau isu hoax tentang vaksin berbahaya. Vaksin aman dan halal, vaksin tidak berbahaya. Tidak ada pemerintah yang ingin mencelakai masyarakatnya sendiri,” tegasnya.

Sebenarnya, sambung Bupati Situbondo, Kabupaten Situbondo sudah masuk ke Level 1, tetapi karena capaian vaksinasinya hanya 16,3 persen, maka Situbondo dinaikan menjadi level 3. “Oleh karena itu, saya himbau kepada seluruh warga masyarakat Situbondo agar sadar akan pentingnya vaksinasi agar Kabupaten Situbondo cepat keluar dari PPKM level 3,” pungkasnya.

Bupati Situbondo pegang mick saat memberikan pengarahan agar masyarakat mau vaksin (Heru/BeritaNasional.ID)

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button