SUMUT

Jalan Rusak Gunung Sinabung Akhirnya Selesai Diperbaiki

BeritaNasional.ID, Binjai – Jalan rusak sepanjang 2 kilometer di daerah Jalan Gunung Sinabung, Kel. Tanah Merah, Kec. Binjai Selatan akhirnya selesai juga diperbaiki. Selain Gunung Sinabung, Jalan Rukam di Kel. Bandar Senembah, Kec. Binjai Barat juga ikut diperbaiki karena telah rusak berat.

Proses perbaikan jalan rusak dapat terlaksana atas kerjasama dari para pengusaha etnis Tionghoa bersama pihak Yayasan Sosial Brahrang dan Ketua MPC PP Kota Binjai, J Payo Sitepu. Mereka merasa ikut terpanggil untuk membantu memperbaiki jalan rusak tersebut dengan cara mengumpulkan dana secara swadaya.

Pantauan di lokasi, terlihat Jalan Gunung Sinabung yang semula rusak bergelombang dan berlubang, kini sudah rata setelah dilakukan pengerasan. Dimana sebelumnya telah dilakukan proses perbaikan jalan dengan cara digeleder menggunakan alat berat beko bantuan dari J Payo Sitepu.

Adapun bahan material baik sertu darat dan air yang dipakai untuk pengerasan jalan berasal dari sumbangan dari para pengusaha dan pihak Yayasan Sosial Brahrang dan J Payo Sitepu.

Setelah selesai dilakukan pengerasan, warga berharap kepada pemerintah untuk segera mengaspal jalan ini. Dan juga adanya bantuan dari BPBD Kota Binjai guna melakukan penyiraman minimal setiap 3 kali sehari di jalan yang sudah diperbaiki ini.

“Kita berharap setelah ini supaya pihak Pemko Binjai dapat segera melakukan pengaspalan. Supaya jalan yang sudah diperbaiki jangan sampai rusak lagi. Dan juga membuat drainase di sisi badan jalan,” kata Anggota DPRD Binjai dari Fraksi PDIP, Ryan Wijaya,SE saat ditemui di lokasi perbaikan jalan, Sabtu (4/6/2022) siang.

Ryan Wijaya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Sosial Brahrang dan para pengusaha yang sudah bersedia bergotong royong menimbun Jalan Gunung Sinabung dan Jalan Rukam.

“Khusus kepada Ketua J Payo Sitepu dan Buntomo saya ucapkan banyak terima kasih telah membantu dan memfasilitasi serta mengawasi penimbunan jalan ini dan juga menyediakan alat berat berupa beko,” ucapnya.

Sementara itu, Sukir, pedagang roti keliling turut merasa senang karena jalan rusak ini sudah rata setelah ditimbun atau diperbaiki. Namun yang jadi masalah adalah abu karena jalan belum diaspal.

“Kalau bisa dikirim lah paling tidak 3 kali sehari, supaya abunya tidak banyak kali,” sebutnya.

Sekedar diketahui, jalan ini banyak dimanfaatkan warga sebagai akses untuk mengangkut hasil pertanian mereka keluar. Sebab, jalan ini merupakan jalan utama yang tidak hanya menghubungkan dua kecamatan, namun juga antar kota/kabupaten. (bay)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button