ACEHAcehSosial

Yayasan Satucita Lestari Indonesia Dan EP Pertamina Rantau Poles Wajah Aceh Tamiang Ke-tingkat Nasional Melalui Spesies Tuntong Laut

Beritanasional.id, ACEH TAMIANG — Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI) kembali melepasliarkan tukik satwa langka dilindungi jenis kura-kura bernama Tuntong Laut (Batagur Borneoensisi) Sabtu (11/6/2022) di muara sungai Tamiang atau disebut pantai ujung Tamiang, Desa Pusong Kapal, Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang.

Pelepasan tukit Tuntong Laut dimaksud merupakan rutinitas tahunan bagi YSLI yang merupakan satu-satunya Yayasan di Indenesia yang melakukan penyelamatan dan pelestarian spesies Tuntong Laut dari kepunahan.

Sebelum dilakukan pelepasliaran 120 ekor tukik batagur borneoensis kehabitat aslinya, Ketua Yayasan Satucita Lestari Indenesia, Yusriono dalam sambutan menyebutkan, karena berkenaan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2022, pihak YSLI juga melakukan Penanaman pohon cemara sebanyak 500 batang dan pembersihan pantai dikawasan pantai ujung Tamiang.

Dalam kegiatan dimaksud, PT Pertamina EP Rantau Field sebagai konco kentel Bagi YSLI yang sejak beberapa tahun lalu menjadi mitra kerja dalam melakukan segenap proses pelestarian tuntong laut beserta ekosistemnya sejak patroli pencarian dan pengamanan telur tuntong laut hingga proses penetasan serta pelestariannya juga terlihat masih aktif dalam andilnya untuk membesarkan nama desa Pusong Kapal dengan kekayaan dan keindahan alamnya, Tuntong Laut dan Ekowisata hutan Mangrove ketingkat Nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat FM Pertamina EP Field Rantau, Edwin Susanto menegaskan terkait keterlibatannya dalam melestarikan ekosistem pesisir di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Itu dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem biota laut dan alam sekitarnya yang sustainable dari degradasi alam dan penyusutan satwa langka oleh faktor alam harus tetap dilestarikan,” ujar Edwin Susanto.

Edwin juga mengajak seluruh elemen dan kearifan lokal untuk terus melakukan rekonstruksi terhadap kerusakan alam oleh faktor abrasi laut dan tangan manusia yang tidak ramah terhadap lingkungan.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, Ekowisata Ujung Tamiang adalah satu-satunya destinasi wisata lokal yang sudah me-Nasional karena alam Ujung Tamiang-nya yang indah dan menjadi pusat pelestarian dan penyebaran serta pengembangan Tuntong Laut yang habitatnya semakin kritis dan langka.

Sementara, Manager Relation Regional 1 Pertamina Hulu Rokan, Yudi Nugraha, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh elemen yang telah berpartisipasi menjaga kelangsungan hidup satwa langka Batagur Borneoensis dari kepunahan.

Yudi menambahkan, bahwa Ekowisata Ujung Tamiang telah dianugerahi oleh Pemerintah sebagai juara dua terfavourite nasional diajang Anuggerah Pesona Indonesia (API) tahun 2021, dengan mengkomersilkan penangkaran Tuntong Laut.

“Ini perlu kita tingkatkan terus pengelolaannya, tidak hanya Yayasan Satucita Lestari dan Pertamina saja, mari bersama-sama seluruh elemen dan kearifan lokal untuk melestarikan Ekowisata ini secara sustainable,” jelas Yudi.

Disisi lain, Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, M.Kn yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Tamiang Surya Luthfi, mengatakan; seyogianya seluruh komponen harus ikut serta dalam melestarikan Ekowisata Ujung Tamiang.

Kata Surya, Pemkab Aceh Tamiang sangat berterima kasih kepada manajemen Pertamina EP Field Rantau dan YSCL yang telah mempelopori Ekowisata Ujung Tamiang sebagai Destinasi Wisata utama di Bumi Muda Sedia.

“Sudah saatnya, Aceh Tamiang bangkit menjual daerah yang berpotensi wisata, apalagi Aceh Tamiang satu-satunya kabupaten yang memiliki satwa langka, yakni Tuntong Laut (Batagur Borneoensis) untuk dikembangbiakan,” jelas Surya.

Kabupaten Aceh Tamiang satu-satunya wilayah spesifik yang memiliki spesies Batagur Borneoensis baik di Aceh maupun secara nasional.

Selayaknya, ini menjadi penyemangat pembangunan dibidang pariwisata untuk dikembangkan, selain ekowisatanya juga Tuntong Laut-nya dikomersilkan menjadi wisata spesies langka.
[] SUPARMIN-Beritanasional,id Aceh.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button