Jawa Tengah

Malam Ini, Musisi Legendaris Rock Indonesia akan Menggeber Romansa Pancasila Pekan Raya di Kota Tegal

BeritaNasional.ID, Tegal – Perhelatan Romansa Pancasila Pekan Raya yang diselenggarakan di Jalan Pancasila Kota Tegal dari 28 September – 2 Oktober 2022, dimeriahkan beberapa artis ibukota.

Ada satu yang menarik dari event tersebut, yaitu bakal ada perform dengan menghadirkan Classic Rock In Djakarta (CRID) yang akan menggeber kawasan Taman Pancasila Kota Tegal lewat lagu-lagu rock, pada Minggu (2/10/2022) malam

Personil Classic Rock in Djakarta merupakan beberapa musisi legendaris rock Indonesia, seperti Totok Tewel (gitaris Elpamas/Swami/Kantata Takwa), Budhy Haryono (ex drummer GIGI), Mando (ex keyboardist Grass Rock) serta Andy Lee (bass) dan Nana Tambunan (vokal) dan Fitriansyah Pipit.

Dalam konferensi pers di Hotel Premiere Jalan Yos Sudarso Kota Tegal, salah satu personil, Fitriansyah Pipit menyampaikan bahwa dalam perform di Romansa Pancasila Pekan Raya akan membawakan 13 lagu.

“Kami akan membawakan 13 lagu, baik lagu sendiri maupun lagu karya band lain diantaranya dari Deep Purple. Karena kita tahu Kota Tegal menjadi magnet bagi wisatawan, dan momen ini akan kami gunakan untuk menggaungkan musik rock di Kota Tegal,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (1/10/2022) sore.

Menurut Pipit, perkembangan musik rock memang semakin diterpa berbagai persoalan, oleh karena itu dibutuhkan perhatian dari berbagai pihak terutama pemerintah agar lebih mendukung kreatifitas generasi muda dalam mengekspresikan lewat musik rock.

“Musik rock menyumbang 5 persen APBN, karena itu pemerintah harusnya terus mendukung upaya menciptakan bibit-bibit musisi rock agar tidak tergerus seiring persaingan di dunia musik,” tandas Pipit.

Ditambahkan, sebagai upaya terus bergerak dengan semangat musik rock, CRID tidak hanya menyuguhkan musik rock yang cadas, namun ada perpaduan seni budaya.

“Salah satu lagu yang kami hasilkan berjudul HoNoCoRoKo, yang merupakan perpaduan musik rock dan seni budaya,” ungkap Pipit.

Hal senada dikatakan Budhy Haryono, bahwa musik rock harus terus bergerak dan harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri untuk berkarya serta menciptakan generasi kreatif.

“Musik rock di Indonesia jangan sampai tergerus oleh perkembangan jaman, kami juga akan terus bergerak. Termasuk dalam jangka waktu dekat, setelah Tegal, kita akan melakukan perform hybrite tujuh ruang di Sumenep dan bisa disaksikan seluruh dunia,” ucap Budhy.

Sementara itu, usai konferensi pers, Pembina Romansa Pancasila Pekan Raya, Drs Ahmad Firdaus Muhtadi mengungkapkan pihaknya sangat mendukung keberadaan musik rock dan berharap tetap eksis.

“Saya apresiasi kepada musisi-musisi rock dan berharap pemerintah bisa lebih mendukung generasi muda dalam mengembangkan musik rock, kami generasi lama akan mendukung upaya itu,” kata Gus Idos, sapaan akrab Firdaus Muhtadi.

Pihaknya juga berharap lewat perform dari CRID di Romansa Pancasila Pekan Raya akan menggugah semangat masyarakat maupun pemerintah Kota Tegal untuk bisa mengapresiasi dan menghargai genre musik rock tanah air.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button