PD PGRI Bondowoso Duga Maksimus Sakit Jiwa

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Pernyataan negative Ketua PGRI Flores Timur Kubu Unifah Rosyidi, Maksimus Masan Kian, terhadap Ketua Umum PB PGRI Dr. Drs. Teguh Sumarsono, MM, banyak menuai protes.
Pernyataan Maksimus, sapaannya, yang menyesatkan tersebut dilontarkan dalam website pgriflorestimur.or.id (9/11/2024) diluruskan oleh Humas PB PGRI Ilham Wahyudi. Kali ini yang memberikan statemen keras adalah Ketua PD PGRI Kabupaten Bondowoso, Dr. Drs. H. Sugiono Eksantoso, MM.
“Saya sedih mendengar pernyataan yanbg disampaikan oleh Maksimus. Saya menduga mungkin dia sedang terganggu psikisnya. Karena bosnya dua AHU Unifah Rosidi dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) RI,” jelasnya.
Saya, lanjutnya, sebagai Ketua PGRI Bondowoso menduga, Ketua PGRI Flores Timur stres dan lupa minum obat. Karena mengetahui Unifah Rosyidi kalah di TUN dan saat ini masih mencoba menempuh jalur hukum lewat Kasasi.
Hawatir takut kalah lagi, lalu Maksimus bikin opini yang tidak sehat. Itu menandakan yang bersangkutan lagi sakit jiwa dan stres. Maka agar penyakitnya tidak semakin kambuh, segera bawa ke psikiater atau Rumah Sakit Jiwa.
Untuk diketahui, ocehan Maksimus dalam laman tersebut mengatakan PB PGRI Dr. Drs. Teguh Sumarsono, MM, abal-abal dan menuduh Teguh kesehatannya terganggu. Padahal beliau adalah atlet bulu tangkis.
Bahkan beliau ketua PBSI Kabupaten Banyuwangi. Beliau juga sering mengisi pengajian ibu-ibu menyampaikan ajaran agama dan kebenaran pada para masyarakat. Artinya Teguh Sumarsono sehat lahir dan batin. (Syamsul Arifin/Bernas)



