Daerah

Ribuan Penggemar Nikmati Sound Horeg Adventure Di Yonif 514 Raider

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Dentuman bass Sound Horeg memecah malam Bondowoso, Minggu (12/5/22), saat ribuan orang memadati kawasan Batalyon Infanteri (Yonif) 514 Raider.

Mereka datang tidak hanya dari Bondowoso, tetapi juga dari Probolinggo, Banyuwangi, hingga Jember, untuk menyaksikan gelaran Sound Horeg Adventure yang difasilitasi oleh Danyonif 514 Raider.

Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Divisi 2 Kostrad. Tidak sekadar konser musik, kegiatan tersebut juga menjadi ajang sinergi antara Pemkab Bondowoso dan Yonif 514 Raider, dengan menyuguhkan stan UMKM, promosi ketahanan pangan, hingga pertunjukan industri kreatif lokal.

“Malam ini kita merasa senang dan bangga. Terima kasih kepada Danyonif 514 Raider yang telah memfasilitasi tempat untuk acara ini,” ujar Arief Zainurrohman, salah satu tokoh penggerak kegiatan tersebut.

Menurut panitia, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai lebih dari 10 ribu orang. Antusiasme itu, kata Arief, menjadi bukti bahwa Sound Horeg masih menjadi hiburan rakyat yang digemari berbagai kalangan.

“Ini membuktikan bahwa stigma negatif terhadap Sound Horeg harus mulai dihapus. Sound Horeg tidak selalu identik dengan tawuran atau kerusuhan. Malam ini bukti bahwa acara bisa berlangsung aman, tertib, dan luar biasa,” tegas Arief.

Gelaran ini, lanjutnya, merupakan sejarah baru bagi Bondowoso. Ke depan, pihaknya menargetkan bisa menggelar event Sound Horeg berskala nasional di kabupaten berjuluk Kota Tape ini. Namun, di balik suksesnya acara tersebut, sempat muncul polemik.

Kepolisian Resor Bondowoso diketahui tidak memberikan izin keramaian untuk kegiatan ini. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa pihaknya tidak mengizinkan acara tersebut digelar.

“Pemberitahuan memang sudah masuk. Tapi kami tidak mengizinkan kegiatan Sound Horeg, apapun bentuknya,” ujarnya dalam video tersebut.

Kapolres berdalih alasan keamanan menjadi pertimbangan utama. Meski demikian, ia menyatakan tetap akan menurunkan personel pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama acara berlangsung. (Syamsul Arifin/Bernas)

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button