Kuatkan Pendidikan NTT, Undana Sambut Baik Kerja Sama dengan Nagekeo

BeritaNasional.ID, KUPANG — Dalam upaya mempercepat terwujudnya visi dan misi Pemerintah Kabupaten Nagekeo untuk menciptakan masyarakat yang unggul, mandiri, dan berbudaya berbasis pengelolaan sumber daya manusia berkualitas dan sumber daya alam berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Nagekeo menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nusa Cendana (Undana).
Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita Kabinet Merah Putih Keempat yang menekankan pentingnya pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan penyandang disabilitas.
Pertemuan resmi antara kedua pihak berlangsung di Ruang Rapat Rektor Undana pada Jumat, 8 Agustus 2025. Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, hadir langsung bersama jajaran pendamping untuk membangun komunikasi awal dan menjajaki peluang kerja sama jangka panjang dengan Undana, baik di bidang pendidikan, pengembangan SDM, maupun kajian-kajian riset yang relevan dengan kebutuhan daerah.
Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan bahwa Undana sebagai perguruan tinggi ternama di Nusa Tenggara Timur bahkan di tingkat nasional, siap berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Dalam paparannya, Rektor Undana menegaskan bahwa Undana telah meraih akreditasi unggul dan saat ini memiliki sekitar 32 ribu mahasiswa serta 1.300 dosen, dengan pertumbuhan jumlah profesor yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Lebih lanjut, Prof. Maxs menjelaskan bahwa program pascasarjana Undana telah memperoleh akses terhadap beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang memberikan kesempatan besar bagi putra-putri NTT untuk melanjutkan studi dengan dukungan pendanaan penuh.
Beliau berharap para mahasiswa dari Kabupaten Nagekeo dapat memanfaatkan peluang ini, baik melalui jalur akademik di Undana maupun melalui skema pembiayaan beasiswa.
Rektor juga menyampaikan bahwa Undana termasuk dalam sepuluh besar perguruan tinggi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbanyak di Indonesia. Saat ini, sekitar 35 persen mahasiswa Undana menerima beasiswa KIP, sebuah angka yang cukup tinggi secara nasional. Bahkan menurutnya, untuk wilayah NTT, semestinya angka itu bisa mencapai 60 persen. Hal ini menjadi dasar kuat bagi Undana untuk terus memperluas jangkauan dan pemerataan akses pendidikan tinggi di daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Nagekeo menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari pihak Undana. Ia menjelaskan bahwa Nagekeo sebagai kabupaten yang baru berusia 17 tahun memiliki jumlah penduduk sekitar 165 ribu jiwa dan sekitar 54 ribu kepala keluarga.
Pemerintah daerah, menurutnya, sangat serius menjadikan pembangunan SDM sebagai prioritas utama dalam arah kebijakan pembangunan daerah.
Gonzalo juga memperkenalkan potensi unggulan daerah Nagekeo, khususnya di sektor pertanian dan kelautan. Kabupaten Nagekeo dikenal sebagai penghasil beras dan garam, dengan produksi garam mencapai sekitar 65 ton per tahun. Ia berharap potensi ini dapat menjadi bagian dari kerja sama penelitian dan pengabdian masyarakat dengan Undana, khususnya dalam pengembangan sektor lokal berbasis sains dan teknologi.
Ia juga mengungkapkan bahwa Nagekeo memiliki dua perguruan tinggi yang dapat dikolaborasikan untuk pelaksanaan program kuliah luar atau kegiatan akademik lainnya bersama Undana. Selain itu, ia menaruh harapan besar agar mahasiswa asal Nagekeo bisa mendapatkan akses lebih luas terhadap program beasiswa seperti KIP, LPDP, dan afirmasi, dengan harapan Undana menjadi mitra utama dalam upaya tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Undana menyambut baik seluruh inisiatif dan harapan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Nagekeo. Ia menegaskan kembali bahwa Undana terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang bertujuan untuk memajukan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat NTT, khususnya Kabupaten Nagekeo.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, disaksikan oleh jajaran pimpinan Undana yang turut hadir, antara lain Wakil Rektor I Prof. Annytha Detha, Wakil Rektor III Siprianus Garak, Wakil Rektor IV Prof. Jefri Bale, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Herry Kota, Dekan Fakultas Sains dan Teknik Prof. Philip Derozari, serta Kepala Biro Kerja Sama Jefri Adoe.
Sementara itu, Wakil Bupati Nagekeo didampingi oleh staf humas dan jajaran dari kantor pemerintahannya.*
(Alberto)



